Jumat, Oktober 23, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Perempuan Sudan Melawan Krisis Air

redaksi
26 Februari 2023
Kategori : Berita
0
Perempuan Sudan Melawan Krisis Air

Petani perempuan di Sudan didorong untuk mengambil peran yang lebih aktif dalam komunitas mereka. FOTO: NEWS.UN.ORG

Darilaut – Perubahan iklim menjadi ancaman terbaru di Sudan. Penghidupan banyak keluarga petani terancam karena efek kumulatif dari konflik, ketidakstabilan ekonomi dan politik.

Kondisi ini masih ditambah dengan peningkatan konsumsi air karena pertumbuhan penduduk dan pembangunan pertanian.

Perempuan di bagian pedesaan Sudan yang gersang, di mana air menjadi semakin langka akibat perubahan iklim, mempelajari teknik untuk beradaptasi dengan pola cuaca baru yang akan membangun ketahanan mereka untuk masa depan.

Perempuan Sudan yang secara tidak proporsional terpengaruh oleh bahaya alam dan buatan manusia ini, didorong untuk mengambil peran pengambilan keputusan.

Mereka aktif dalam proyek-proyek komunitas yang mencakup pembangunan waduk pemanenan air dan menanam tanaman yang tahan kekeringan serta dapat menghasilkan lebih banyak.

Perubahan Iklim dan Kiris Air

Petani bernama Nima Elmassad memperhatikan perubahan cuaca sekitar tujuh tahun lalu. Di Negara Bagian Nil Putih Sudan bagian selatan, hujan turun secara tidak konsisten dan mulai datang terlambat.

Selama musim kemarau yang panjang dan keras, anak-anak harus menempuh perjalanan tiga jam per hari untuk mengambil air, dan hampir semuanya sudah putus sekolah, kecuali satu orang.

Keledai keluarga untuk menarik gerobak air menjadi semakin lemah.

Halaman 1 dari 5
12...5Selanjutnya
Tags: Krisis AirPerempuan SudanPerubahan IklimSudanSudan Bagian Selatan
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Peringatan Dini Sebelum Topan Freddy Menerjang Madagaskar dan Mozambik

Next Post

Perubahan Iklim Berpengaruh pada Pertanian dan Budaya

Postingan Terkait

Super Typhoon Champi Weakens East of Taiwan

Super Typhoon Champi Weakens East of Taiwan

23 Oktober 2026
Copernicus Marine Catat Topan Super Champi Memiliki Kecepatan Angin Terkuat di Dunia Tahun 2026

Copernicus Marine Catat Topan Super Champi Memiliki Kecepatan Angin Terkuat di Dunia Tahun 2026

23 Oktober 2026

Etika Profesi dan Pengabdian Komitmen Lulusan Kedokteran UNG

Partisipan 46 Negara Dibekali Kesiapsiagaan Menghadapi El Niño

5 Daerah di Provinsi Gorontalo Kategori Awas Kekeringan

Gagas Restorasi Padang Lamun di Teluk Tomini Mahasiwa FMIPA UNG Juara 3 Lomba Esai Nasional

Topan Super Champi Mendekati Timur Taiwan

Bersiap Menghadapi Puncak El Niño

Next Post
Perubahan Iklim Berpengaruh pada Pertanian dan Budaya

Perubahan Iklim Berpengaruh pada Pertanian dan Budaya

Komentar tentang post

TERBARU

Super Typhoon Champi Weakens East of Taiwan

Copernicus Marine Catat Topan Super Champi Memiliki Kecepatan Angin Terkuat di Dunia Tahun 2026

Etika Profesi dan Pengabdian Komitmen Lulusan Kedokteran UNG

Partisipan 46 Negara Dibekali Kesiapsiagaan Menghadapi El Niño

5 Daerah di Provinsi Gorontalo Kategori Awas Kekeringan

Gagas Restorasi Padang Lamun di Teluk Tomini Mahasiwa FMIPA UNG Juara 3 Lomba Esai Nasional

AmsiNews

REKOMENDASI

Program Tol Laut Masih Terkendala Operasionalisasi

Banjir dan Longsor Menerjang Gorontalo Utara

Gempa Magnitudo 5, 7 Guncang Talaud, Warga Panik

Peran Radio dalam Memerangi Perubahan Iklim

Aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki Menurun

Eutrofikasi Mengganggu Keseimbangan Ekosistem Perairan dan Memiliki Dampak Sosial yang Luas

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.