Menurut Aryanto, kehadiran satwa laut ini menjadi anugerah tersendiri. Botubarani makin dikenal dan Gorontalo kian menjadi pilihan utama kunjungan wisatawan nusantara dan wisatawan mancanegara.
Kampanye dan gerakan aksi sosial ini perlu diikuti oleh komitmen yang kuat oleh semua pihak.
Komitmen Pemerintah Daerah antara lain melalui intervensi kebijakan yang terukur, terarah dan sinergis.
Komitmen pelaku wisata, pegiat wisata dan masyarakat umum antara lain dengan menjaga lingkungan sekitar, terutama perairan laut.
Kemudian, tidak membuang sampah sembarang, dan menyentuh hiu paus atau memberinya makan merupakan gambaran komitmen kita bersama dalam pengelolaan destinasi secara lebih berkelas dan berkelanjutan. “No Touching, No Feeding”.
Pengelolaan destinasi Hiu Paus Botubarani mendunia dan berkelanjutan diharapkan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat dan stakeholder pariwisata. Juga mendorong kontribusi pariwisata dalam pembangunan daerah.
Namun yang lebih penting upaya ini untuk memastikan terpeliharanya ekosistim perairan agar tetap menjadi habitat yang nyaman hidup hiu paus dan berbagai biota laut lainya. Ini adalah komitmen pembangunan pariwisata berkelanjutan di Gorontalo.*





Komentar tentang post