”Kita sudah mulai menyaksikan peristiwa cuaca ekstrem, dan diperkirakan kejadian-kejadian ini akan semakin sering terjadi—serta memicu dampak berantai—seiring dengan menguatnya El Niño,” ujarnya.
Namun, kata Celeste Saulo, El Niño yang dahsyat tidak harus berujung pada bencana kemanusiaan. Kita memiliki ilmu pengetahuan, prakiraan, dan sistem peringatan dini untuk menyelamatkan nyawa serta melindungi mata pencaharian.
”Yang kita butuhkan saat ini adalah tindakan tegas, terutama untuk melindungi komunitas yang paling rentan,” kata Celeste Saulo.
Kesempatan untuk melakukan kesiapsiagaan masih terbuka di banyak wilayah. Kondisi cuaca ekstrem tidak harus berubah menjadi keadaan darurat kemanusiaan atau menimbulkan korban jiwa. Akan tetapi, kesempatan ini tidak akan terbuka selamanya. Prioritas WMO adalah menyediakan informasi berbasis sains untuk membantu pemerintah dan organisasi kemanusiaan dalam mengantisipasi risiko, mempersiapkan langkah operasional, serta melindungi populasi yang rentan.
El Niño dapat memperparah kebutuhan kemanusiaan, terutama bagi kelompok yang memang sudah rentan—seperti pengungsi, masyarakat yang hidup di tengah konflik, serta penduduk yang terusir dari tempat tinggalnya—di mana akses terhadap perumahan, air, sanitasi, dan layanan kesehatan sudah berada dalam kondisi tertekan.




