Kamis, September 24, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Pertama di UMRAH, Dr Agung Dikukuhkan Sebagai Guru Besar Bidang Bioremediasi

redaksi
27 Oktober 2020
Kategori : Berita, Sampah & Polusi
0
Pertama di UMRAH, Dr Agung Dikukuhkan Sebagai Guru Besar Bidang Bioremediasi

Ilustrasi orasi ilmiah pengukuhan guru besar Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan UMRAH, bidang Pencemaran Laut dan bioremediasi Prof Dr Agung Dhamar Syakti, Selasa (27/10).

Bioremediasi, kata Agung, dapat menggunakan mikroorganisme untuk mengurangi polutan melalui penyemaian (seeding) dengan mengoptimalkan populasi dan aktivitas mikroba indigenous (bioremediasi instrinsik) dan penambahan mikroorganisme exogenous atau bioaugmentasi.

Dalam menangani limbah atau polutan melalui bioremediasi ini diharapkan dapat mereduksi bahan beracun dan berbahaya.

Untuk feeding, menurut Agung, dengan memodifikasi lingkungan dengan penambahan nutrisi (biostimulasi) dan aerasi (bioventing).

“Bioremediasi mencakup dunia mikrobiologi, tumpahan minyak dan bioremediasi hidrokarbon minyak bumi,” kata Agung, yang telah mempublikasikan sedikitnya 40 hasil penelitian di jurnal akademik internasional yang terindeks scopus.

Berkaitan dengan tumpahan minyak, Prof Agung, menyoroti yang terjadi Selat Malaka dan lokasi perairan lainnya di banyak tempat dari tahun 1967 hingga 2010.

Seperti di United Kingdom, Oman, Indonesia, Samudera Pasifik, Prancis, Karibia, Afrika Selatan. Kemudian di Spanyol, Royaume Uni (Shetland), Indonesia/Singapura/Malaysia, China dan Teluk Meksiko.

Di perairan Kepulauan Riau, tumpahan minyak banyak terpantau sejak 2018 hingga 2020, yang mencemari perairan dan pantai Bintan.

Ketua senat UMRAH, Dr Febrianti Lestari, mengatakan, pengukuhan guru besar ini yang pertama kali dilakukan di lingkungan senat UMRAH.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: KepriMikroplastikPencemaran LingkungansampahUMRAH
Bagikan5Tweet3KirimKirim
Previous Post

KPLP: Bila Cuaca membahayakan Keselamatan Kapal, Syahbandar Tunda Persetujuan Berlayar

Next Post

Inovasi Ketahanan Pangan di Masa Pandemi Covid-19

Postingan Terkait

Status Gunung Anak Krakatau Menjadi Level II Waspada

Status Gunung Anak Krakatau Menjadi Level II Waspada

24 September 2026
Ada Penambahan Daratan Gunung Anak Krakatau Seluas 32.8 Hektare

Ada Penambahan Daratan Gunung Anak Krakatau Seluas 32.8 Hektare

24 September 2026

UNG Bahas Tata Kelola Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum di Unhas

Analisis Kesehatan WHO-WMO Menghadapi El Niño: Panas Ekstrem dan Curah Hujan Meningkatkan Penyebaran Penyakit

Bertindak Menghadapi Risiko Kesehatan Akibat El Niño: Panas Ekstrem, Banjir dan Kekeringan Parah

Pemimpin Dunia Berkumpul di KTT Iklim

Berinvestasi dan Adaptasi Iklim Dalam Menghadapi El Niño

Hujan Lebat di Kabupaten Solok Menyebabkan Banjir Bandang, Satu Orang Meninggal Dunia

Next Post
Inovasi Ketahanan Pangan di Masa Pandemi Covid-19

Inovasi Ketahanan Pangan di Masa Pandemi Covid-19

Komentar tentang post

TERBARU

Status Gunung Anak Krakatau Menjadi Level II Waspada

Ada Penambahan Daratan Gunung Anak Krakatau Seluas 32.8 Hektare

UNG Bahas Tata Kelola Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum di Unhas

Analisis Kesehatan WHO-WMO Menghadapi El Niño: Panas Ekstrem dan Curah Hujan Meningkatkan Penyebaran Penyakit

Bertindak Menghadapi Risiko Kesehatan Akibat El Niño: Panas Ekstrem, Banjir dan Kekeringan Parah

Pemimpin Dunia Berkumpul di KTT Iklim

AmsiNews

REKOMENDASI

Tahun Kuda 2026: Empat Pelajaran Lingkungan yang Dapat Dipelajari Dari Kuda

Totol-Totol Putih pada Hiu Paus Seperti Sidik Jari

Suhu Bumi Terus Memanas, Cuaca Ekstrem Lebih Dahsyat

Rumpon Ilegal di Laut Sulawesi

2024 Tahun Terpanas, Bagaimana di Tahun 2025?

Lembaga Adat Berperan Turunkan Pelaku Pengebom Ikan di Buton Tengah

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.