Di sisi lain, GPS sebagai salah satu komponen penting dalam ekosistem IoT juga menghadapi tantangan serius. Peneliti BRIN, Slamet Supriyadi, dalam sesi yang sama menjelaskan bahwa sinyal GPS rawan mengalami gangguan seperti interferensi, multipath, jamming, hingga spoofing.
“Sinyalnya sangat jauh dan lemah, sehingga mudah terganggu,” kata Slamet.
Gangguan tersebut dapat membuat posisi yang terbaca melenceng atau bahkan hilang, yang berpotensi mengganggu sistem IoT seperti kendaraan otonom, pemetaan, logistik, dan perangkat mobile.
Muharman menegaskan perlunya membangun ketangguhan keamanan digital.
“Era sekarang bukan hanya soal defense, tetapi resilience. Perangkat harus tangguh karena serangan akan terus terjadi.”
Webinar ini menekankan bahwa pertumbuhan IoT harus dibarengi dengan kesiapan sistem keamanan yang kuat untuk melindungi data, perangkat, dan infrastruktur digital.




