Selasa, Juni 16, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Perubahan Iklim dan Kondisi Terumbu Karang

redaksi
9 Agustus 2021
Kategori : Berita, Konservasi
0
Terumbu Karang Indonesia Kategori Buruk 33,82 Persen

Terumbu karang mengalami kerusakan, antara lain, karena pemutihan dan masuk kategori buruk. FOTO: DARILAUT.ID

Terumbu ikonik Great Barrier Reef, di Australia dan Kepulauan Hawaii Barat Laut di Amerika Serikat tercatat mengalami pemutihan terburuk dan efek yang menghancurkan. Pemutihan kerang di Great Barrier Reef pada tahun 2016 dan 2017, misalnya, telah menyebabkan kematian sekitar 50% karang.

Karang tidak dapat bertahan dari frekuensi peristiwa pemutihan saat ini dari kenaikan suhu global. Jika suhu terus meningkat, peristiwa pemutihan akan terus terjadi.

Para ilmuwan memperkirakan peristiwa yang terjadi dua kali dalam dekade ini dapat mengancam kelangsungan hidup karang.

UNESCO telah melakukan penilaian ilmiah global dari dampak perubahan iklim pada terumbu karang Warisan Dunia, yang diterbitkan pada tahun 2017.

Menurut UNESCO, terumbu karang di 29 situs Warisan Dunia tidak akan ada lagi pada akhir abad ini jika kita terus mengeluarkan gas rumah kaca di bawah skenario bisnis seperti biasa.

Keanekaragaman Hayati

Terumbu karang menyimpan keanekaragaman hayati tertinggi dari ekosistem mana pun secara global. Meskipun hanya menutupi kurang dari 0,1% dasar laut, terumbu karang menampung lebih dari seperempat dari semua spesies ikan laut, selain banyak hewan laut lainnya.

Selain itu, terumbu karang menyediakan berbagai macam jasa ekosistem seperti makanan subsisten, perlindungan dari banjir dan menopang industri perikanan dan pariwisata. Oleh karena itu, hilangnya terumbu karang akan memiliki konsekuensi ekonomi, sosial dan kesehatan.

Halaman 2 dari 4
Sebelumnya1234Selanjutnya
Tags: coral bleachingGreat Barrier ReefIUCNkerugian kerusakan terumbu karangTerumbu Karang
Bagikan8Tweet5KirimKirim
Previous Post

Setelah Pelayaran 6 Hari KRI Bima Suci Tiba di Kota Tual

Next Post

Pelaku Bom Ikan Ditangkap di Tojo Una-Una, Teluk Tomini

Postingan Terkait

Dosen UNG Prof. Novianty Djafri: Pemimpin di Bidang Pendidikan Harus Menjadi Inspirator

Dosen UNG Prof. Novianty Djafri: Pemimpin di Bidang Pendidikan Harus Menjadi Inspirator

16 Juni 2026
La Nina, Monsun Asia dan Fenomena MJO Berpotensi Meningkatkan Curah Hujan di Indonesia

Pertengahan Juni Kemarau Menguat di Selatan, Hujan di Utara Indonesia

16 Juni 2026

Waspada Potensi Hujan dan Angin Kencang di Sebagian Wilayah Indonesia

Korban Tewas Gempa Sarangani Menjadi 65 Orang

Gempa Sarangani M7,8 Menghasilkan 6.144 Susulan

Gempa M6,2 Guncang Talaud

Selat Hormuz Akan Dibuka Kembali, Sekjen PBB Menyambut Baik Kesepakatan Damai AS-Iran

Fakultas Kedokteran UNG Komitmen Mendukung Penanggulangan Bencana

Next Post
Pelaku Bom Ikan Ditangkap di Tojo Una-Una, Teluk Tomini

Pelaku Bom Ikan Ditangkap di Tojo Una-Una, Teluk Tomini

Komentar tentang post

TERBARU

Dosen UNG Prof. Novianty Djafri: Pemimpin di Bidang Pendidikan Harus Menjadi Inspirator

Pertengahan Juni Kemarau Menguat di Selatan, Hujan di Utara Indonesia

Waspada Potensi Hujan dan Angin Kencang di Sebagian Wilayah Indonesia

Korban Tewas Gempa Sarangani Menjadi 65 Orang

Gempa Sarangani M7,8 Menghasilkan 6.144 Susulan

Gempa M6,2 Guncang Talaud

AmsiNews

REKOMENDASI

Tsunami Palu, Belum Terbangun Infrastruktur Evakuasi yang Lengkap

Pantarlih Gorontalo Utara Telah Merampungkan Coklit Pilkada 2024

AMSI Selalu Menjaga Kualitas Produk Jurnalistik

Angin Kencang Merusak Ratusan Rumah

Tim SAR Gabungan Temukan 1 Jenazah Korban Kapal Penumpang KMP Yunicee

Siklon Tropis Nanmadol Akan Menjadi Angin Topan yang Kuat di Jepang

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.