Senin, September 7, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Perubahan Iklim, Ini Komitmen Eropa Tingkatkan Produksi Energi Terbarukan

redaksi
21 Juni 2023
Kategori : Berita, Bisnis dan Investasi, Iklim
0
Perubahan Iklim, Ini Komitmen Eropa Tingkatkan Produksi Energi Terbarukan

Energi listrik yang bersumber dari tenaga angin. FOTO: WMO

Darilaut – Uni Eropa berkomitmen untuk meningkatkan produksi energi terbarukan — setidaknya 42,5% dari total konsumsi pada tahun 2030 – hampir dua kali lipat dari level tahun 2019.

Hal ini karena variabilitas iklim dan perubahan iklim jangka panjang yang berdampak pada setiap aspek di sektor energi, seperti permintaan, pasokan, dan infrastruktur yang memastikan operasi yang aman dan andal.

Pada tahun 2022, menurut EMBER’s European, untuk pertama kalinya Uni Eropa menghasilkan energi listrik yang bersumber dari tenaga angin dan matahari (surya) sebesar 22,3%. Sementara bahan bakar fosil (20%), dan tenaga batu bara (16%). Penggunaan kapasitas tenaga surya mengalami peningkatan paling besar.

Selain itu, radiasi matahari permukaan tahunan pada tahun 2022 adalah yang tertinggi sejak awal pencatatan pada tahun 1983, 4,9% di atas rata-rata tahun 1991-2020.

Hal ini menggarisbawahi pentingnya variabel meteorologi: radiasi matahari permukaan untuk fotovoltaik, kecepatan angin untuk tenaga angin, dan curah hujan dan limpasan untuk tenaga air.

Dalam siaran pers Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) yang diterbitkan Senin (19/6) menjelaskan secara umum, lebih banyak radiasi matahari permukaan tersedia di selatan Eropa karena sudut matahari dan berkurangnya cakupan awan.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Energi TerbarukanEnergi TransisiEropaPerubahan IklimWorld Meteorological Organization
Bagikan3Tweet1KirimKirim
Previous Post

Gelombang Panas di Eropa Menyebabkan Lebih 16.000 Kematian

Next Post

Rumah Sakit Kewalahan Menangani Penyakit Akibat Gelombang Panas di India

Postingan Terkait

Sebaran Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau Lebih Dari 6.000 Meter, Tidak Ada Anomali Muka Air Laut

Sebaran Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau Lebih Dari 6.000 Meter, Tidak Ada Anomali Muka Air Laut

7 September 2026
4 Bandara Ditutup Akibat Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Penutupan 8 Bandara Akibat Letusan Gunung Anak Krakatau Diperpanjang, 1.558 Penerbangan Tertunda

6 September 2026

150 Ribu Penumpang dan 467 Penerbangan Terdampak Akibat Letusan Gunung Anak Krakatau, 8 Bandara Ditutup

4 Bandara Ditutup Akibat Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

BRIN Perkenalkan Sistem Deteksi Dini Karhutla Indonesia

Dentuman Gunung Anak Krakatau

Peneliti UNG Riset Kulit Jeruk Nipis Berpotensi Jadi Terapi Alami

Aroma Terapi Dari Minyak Atsiri Kulit Jeruk Nipis Dapat Redakan Kecemasan Ibu Hamil

Next Post
Rumah Sakit Kewalahan Menangani Penyakit Akibat Gelombang Panas di India

Rumah Sakit Kewalahan Menangani Penyakit Akibat Gelombang Panas di India

Komentar tentang post

TERBARU

Sebaran Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau Lebih Dari 6.000 Meter, Tidak Ada Anomali Muka Air Laut

UNG Jalin Kerjasama Dengan PT Hasjrat Abadi

Penutupan 8 Bandara Akibat Letusan Gunung Anak Krakatau Diperpanjang, 1.558 Penerbangan Tertunda

150 Ribu Penumpang dan 467 Penerbangan Terdampak Akibat Letusan Gunung Anak Krakatau, 8 Bandara Ditutup

4 Bandara Ditutup Akibat Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

BRIN Perkenalkan Sistem Deteksi Dini Karhutla Indonesia

AmsiNews

REKOMENDASI

Lautan Masa Depan Kita

Gempa Poso Menyebabkan 29 Orang Terluka, 2 Kondisi Kritis

Bakamla Menangkap Kapal Ikan Vietnam di Natuna Utara

Bandara Djalaluddin Gorontalo Mulai Beroperasi Kembali

Dilarang di Berbagai Negara, Perdagangan Merkuri Ilegal Capai Rp 3 Triliun

BNPB dan BPBD Masih Mendata Dampak dan Kerusakan Akibat Gempa Kuat M6,7 di Sulawesi Tengah

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.