Direktur Jenderal Departemen Meteorologi India, Mrutyunjay Mohapatra, mengatakan proses pendaratan akan berlanjut hingga tengah malam, setelah itu intensitas siklon akan melemah dan kecepatan angin akan berkurang secara bertahap.
IMD mengatakan dalam buletin terbarunya bahwa bagian dari mata topan sudah berada di atas daratan.
Lebih dari 100.000 orang telah dievakuasi dari delapan distrik pesisir di Gujarat dan dipindahkan ke tempat penampungan, kata pemerintah negara bagian.
Pihak berwenang mengatakan evakuasi telah selesai di Pakistan, sekitar 82.000 orang dipindahkan dari daerah pesisir yang berisiko tinggi.
Tempat bantuan darurat didirikan di auditorium sekolah dan gedung pemerintah lainnya untuk melindungi para pengungsi di kedua negara.
Kapal dan perahu telah dipindahkan dari beberapa daerah pantai Pakistan dengan rumah sakit dalam keadaan siaga tinggi.
Direktur regional UNICEF untuk Asia Selatan, Noala Skinner, mengatakan pada Kamis malam bahwa lebih dari 625.000 anak menghadapi risiko langsung di Pakistan dan India, tempat topan itu mendarat.
“Di Pakistan, Topan Biparjoy mengancam krisis baru bagi anak-anak dan keluarga di Sindh, provinsi yang paling parah terkena dampak banjir dahsyat tahun lalu,” katanya.
Menurut Kepala Ahli Meteorologi Departemen Meteorologi Pakistan, Sardar Sarfaraz, berbagai daerah di Sindh telah diguyur hujan dan mengalami angin kencang di bawah pengaruh sistem cuaca ini.





Komentar tentang post