Para peneliti dari Swiss, Swedia, Amerika Serikat, Irlandia, dan Inggris bekerja sama untuk mengkaji sejauh mana perubahan iklim akibat aktivitas manusia telah mengubah kemungkinan terjadinya dan intensitas kondisi suhu permukaan laut (SST) ekstrem di sepanjang pesisir Eropa pada bulan Juli.
Tingginya suhu permukaan laut tahun ini tergolong luar biasa, tidak hanya dari segi intensitasnya, tetapi juga karena suhu tersebut tercapai lebih awal pada tahun ini.
Untuk memperhitungkan karakteristik tersebut, WWA menggunakan dua definisi periode waktu yang berbeda: periode 14 hari terhangat dalam satu tahun, serta periode 14 hari terhangat dalam bulan Juli tertentu.
WWA meninjau empat wilayah berbeda yang mengalami suhu permukaan laut sangat tinggi tahun ini (sejauh ini); lihat Gambar.
• Celtic: Mencakup Laut Irlandia dan Selat St. George, Laut Celtic, Selat Inggris (English Channel), Selat Bristol, perairan di lepas pantai barat Skotlandia, serta perluasan ke arah barat dari wilayah-wilayah tersebut hingga garis bujur 15°BB di antara garis lintang 48°LU dan 59°LU.
• Teluk Biscay dan Semenanjung Iberia (BIP): Mencakup Teluk Biscay serta perluasan ke arah barat hingga garis bujur 14°BB di antara garis lintang 36°LU dan 48°LU.
• Mediterania Barat (WMed): Mencakup Cekungan Laut Mediterania Barat, Laut Alboran, Laut Balearic (Laut Iberia), Laut Liguria, dan Laut Tyrrhenian.




