Saat ini para peneliti sedang fokus meneliti karakter iklim di beberapa lokasi di Indonesia, dengan menggunakan alat baru yang lebih dititikberatkan ke pengolahan data iklimnya.
Selanjutnya, bagaimana upaya mengatasi dampak variasi iklim yang makin sulit ditebak. Seperti, kapan musim tanam, mengatasi masalah kekeringan, jenis tanaman apa yang cocok untuk daerah tertentu, dan lain sebagainya.
Di sektor kesehatan, seperti studi penyakit yang disebabkan oleh perubahan iklim dan bagaimana menanggulanginya atau meminimalisir dampak perubahan iklim terhadap kesehatan masyarakat.
Menurut Heru, riset perubahan iklim saat ini lebih mengarah kepada upaya mitigasi dan adaptasi. Untuk tema mitigasi dapat berupa topik bagaimana mengurangi emisi, bagaimana pengaturan dari lahan bisa mengurangi emisi terutama yang berhubungan dengan hutan, mangrove. Jika itu diganggu, bagaimana polanya.
Berkaitan dengan adaptasi, kata Heru, topik yang saat ini menarik ialah bagaimana perubahan dari tata lahan atau perkembangan kota dapat menimbulkan kerentanan masyarakat setempat, baik kerentanan aspek sosial maupun ancaman perubahan iklim itu sendiri.
Perubahan iklim merupakan sesuatu yang tidak dapat kita hindarkan secara global. Kondisi iklim saat ini sedang mengalami perubahan iklim.




