Kamis, September 10, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Pesawat Lion Jatuh, Tim SAR Lakukan Pencarian di Permukaan dan Bawah Laut

redaksi
29 Oktober 2018
Kategori : Berita
0
Pesawat Lion Jatuh, Tim SAR Lakukan Pencarian di Permukaan dan Bawah Laut

FOTO: DOK. BASARNAS

Jakarta – Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) melakukan pencarian di permukaan dan bawah laut korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610. Pesawat Boeing 737-800 ini jatuh di sekitar Tanjung Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10) pagi.

“Kami masih melakukan pencarian dengan melakukan pencarian di permukaan dan pencarian di bawah air oleh para rescuer dengan kualifikasi penyelam,” kata Agus Haryono, Kasubdit Pengerahan Potensi dan Pengendalian Operasi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas).

Menurut Agus, barang-barang yang ditemukan dalam kondisi menyebar. Sedangkan potongan tubuh korban berada di antara puing-puing tersebut. Proses pencarian dan menemukan para korban masih dilakukan Basarnas bersama unsur TNI-Polri, BPPT dan Potensi SAR lainnya.

Sebagai informasi, kedalaman laut diperkirakan 30 – 35 meter.

Untuk memudahkan proses koordinasi dalam melakukan evakuasi para korban musibah jatuhnya pesawat Lion Air JT 610, Basarnas membuka Posko Utama di Jakarta International Container Terminal (JICT) Tanjung Priok . Selain empat tenda Basarnas, terdapat satu tenda Polri untuk mengidentifikasi korban.

Pesawat Lion Air ini dengan regitrasi PK-LQP jenis Boieng 737 MAX 8 diproduksi tahun 2018 dan baru dioperasikan oleh Lion Air sejak 15 Agustus 2018.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: BasarnasLion AirPesawat Jatuh
Bagikan4Tweet2KirimKirim
Previous Post

Enam Kantong Korban Pesawat Lion Air Tiba di Pelabuhan Tanjung Priok

Next Post

Kapal Baruna Jaya BPPT Cari Kotak Hitam Lion Air

Postingan Terkait

Pulau Jawa Sentra Komoditas Rajungan Terbesar di Indonesia

Peneliti BRIN dan ITB Temukan Cangkang Rajungan Berpotensi Jadi Separator Baterai Lithium-ion Berkinerja Tinggi

9 September 2026
Pascasarjana UNG Perkuat Pencegahan Korupsi

Pascasarjana UNG Perkuat Pencegahan Korupsi

9 September 2026

Liput Erupsi Gunung Anak Krakatau Lima Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

Satelit Copernicus Sentinel-2 Merekam Letusan Gunung Anak Krakatau

Gunung Anak Krakatau Erupsi Rabu Dini Hari

BMKG Pastikan Ruang Udara dan Area Landasan Bandara Aman Dari Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi

Sejumlah Bandara Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mulai Dibuka

Next Post
Baruna Jaya I

Kapal Baruna Jaya BPPT Cari Kotak Hitam Lion Air

Komentar tentang post

TERBARU

Peneliti BRIN dan ITB Temukan Cangkang Rajungan Berpotensi Jadi Separator Baterai Lithium-ion Berkinerja Tinggi

Pascasarjana UNG Perkuat Pencegahan Korupsi

Liput Erupsi Gunung Anak Krakatau Lima Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

Satelit Copernicus Sentinel-2 Merekam Letusan Gunung Anak Krakatau

Gunung Anak Krakatau Erupsi Rabu Dini Hari

BMKG Pastikan Ruang Udara dan Area Landasan Bandara Aman Dari Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

AmsiNews

REKOMENDASI

Bibit Siklon Tropis 93S Berkembang di Selatan Nusa Tenggara

Memetakan Pusat Ekspor Perikanan di WPP 571

85 Kejadian Banjir dan 20 Tanah Longsor di Awal Tahun 2021

19 Hari Hiu Paus Terlihat di Saluran Inlet PLTU Paiton

KKP Akan Tertibkan Penempatan Rumpon

Artificial Patch Reef Berhasil Dikembangkan di Pulau Panjang

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.