Kamis, Agustus 27, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Petugas Sita Karang Hias Tanpa Dokumen

redaksi
14 Februari 2020
Kategori : Berita
0
Tak Boleh Ambil Karang di Kawasan Konservasi dan Wisata

Ilustrasi karang hias. FOTO: DARILAUT.ID

Jakarta – Jakarta – Petugas Kepolisian Air dan Udara (Polairud) Mabes Polri menyita sejumlah karang hias tanpa dokumen. Karang hias sitaan ini terdiri dari 9 spesies (58 individu).

Pada Rabu (12/2) karang hias yang disita pada 17 Januari 2020 tersebut, sudah ditempatkan kembali di perairan Gili Ketapang.

Kasus penanganan barang bukti temuan pengangkutan karang tanpa dokumen ini berkas perkaranya juga telah dilimpahkan ke Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jatim.

Karang sitaan ini ditempatkan dengan metode peletakan karang di dasar laut dengan bantuan 2 orang Pokmaswas Gili Bahari yang melakukan penyelaman. Peletakan karang dilakukan di sekitar area Mercusuar Gua Kucing, Gili Ketapang. Di lokasi ini terdapat terumbu buatan yang ditanam oleh pokmaswas untuk tujuan pariwisata.

Kondisi alam juga dinilai baik sebagai habitat alami koral yang aslinya berasal dari Pulau Sapeken Madura tersebut. Area tersebut memiliki kondisi terumbu karang yang sehat dan dijaga baik oleh Pokmas dan masyarakat setempat.

Mayarakat dan Pokmaswas Gili Bahari telah memiliki kesadaran untuk menjaga kualitas terumbu karang di perairan Gili Ketapang mengingat nilai ekonomi pariwisata bahari di sana, sudah mulai terbangun dengan baik.

Tim yang menempatkan kembali karang tersebut terdiri dari BBKSDA Jatim, BKIPM Surabaya I, BPSPL Denpasar Wilayah Kerja Jatim, Polairud Polda Jatim, Polairud Probolinggo, dan Satker Pengawasan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jatim, serta Ketua dan anggota Pokmaswas Gili Bahari.*

Tags: BKSDAKarang HiasKKPPolairudTerumbu Karang
Bagikan8Tweet2KirimKirim
Previous Post

Bandara Internasional Yogyakarta Miliki Sistem Deteksi Gempa dan Tsunami

Next Post

KPLP Awasi pemasangan dan pengaktifan AIS di Kapal

Postingan Terkait

Runtuhnya Gletser Himalaya Memicu Banjir Dahsyat di Nepal dan Tibet, Lebih Dari 1.300 Orang Hilang, 168 Tewas

Runtuhnya Gletser Himalaya Memicu Banjir Dahsyat di Nepal dan Tibet, Lebih Dari 1.300 Orang Hilang, 168 Tewas

27 Agustus 2026
Topan Saudel di Laut Cina Timur Diperkirakan Akan Mendarat di Pesisir Zhejiang

Topan Saudel di Laut Cina Timur Diperkirakan Akan Mendarat di Pesisir Zhejiang

27 Agustus 2026

Korban Tewas Banjir Dahsyat di Nepal dan Tibet Bertambah Menjadi 160 Orang, Ratusan Wisatawan Hilang

Banjir Dahsyat di Nepal dan Tibet, PBB Respon Cepat untuk Dukungan Bantuan

Gerhana Bulan Besok Tak Dapat Diamati di Indonesia

Banjir Bandang Dahsyat Menerjang Nepal, 95 Orang Tewas, 391 Wisatawan Hilang

UNG Mencatat 82 Mahasiswa Berprestasi Internasional, 521 Nasional

Banjir Melanda Parigi Moutong

Next Post
AIS Kelas B Sudah Banyak Dipasarkan di Indonesia

KPLP Awasi pemasangan dan pengaktifan AIS di Kapal

Komentar tentang post

TERBARU

Runtuhnya Gletser Himalaya Memicu Banjir Dahsyat di Nepal dan Tibet, Lebih Dari 1.300 Orang Hilang, 168 Tewas

Topan Saudel di Laut Cina Timur Diperkirakan Akan Mendarat di Pesisir Zhejiang

Korban Tewas Banjir Dahsyat di Nepal dan Tibet Bertambah Menjadi 160 Orang, Ratusan Wisatawan Hilang

Banjir Dahsyat di Nepal dan Tibet, PBB Respon Cepat untuk Dukungan Bantuan

Gerhana Bulan Besok Tak Dapat Diamati di Indonesia

Banjir Bandang Dahsyat Menerjang Nepal, 95 Orang Tewas, 391 Wisatawan Hilang

AmsiNews

REKOMENDASI

Banjir Pesisir Melanda Kabupaten Subang dan Indramayu

Potensi Bencana Hidrometeorologi dan Pelayaran

Suhu Panas Menyerang Indonesia

Potensi Ekstrem di Puncak Musim Hujan

Menteri Susi Ingatkan Pengusaha Perikanan Membuat Laporan Keuangan Secara Transparan

98S Dapat Menjadi Siklon Tropis di Laut Timor

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.