Senin, April 20, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Platform Data Paus dan Lumba-lumba Untuk Kelangsungan Mamalia Laut

redaksi
8 Juli 2021
Kategori : Berita, Konservasi, Orca
0
Platform Data Paus dan Lumba-lumba Untuk Kelangsungan Mamalia Laut

Paus Bungkuk (humpback) di Watamu. Penduduk setempat didorong untuk memotret dan melaporkan penampakan paus bungkuk. FOTO: WMA/THEEASTAFRICAN.CO.KE

Darilaut – Perairan di Somalia selatan tampaknya menjadi habitat penting bagi mamalia laut yang terancam punah yang jumlahnya terus berkurang.

Padahal, selama bertahun-tahun, hanya sedikit yang didokumentasikan tentang paus bungkuk atau spesies lumba-lumba yang berbeda di perairan pesisir Kenya atau paus pembunuh.

Melansir Theeastafrican.co.ke, pada tahun 2011, beberapa lembaga non-pemerintah dan pemerintah bersatu untuk mengubah ini dan membentuk Kenya Marine Mammal Network (KMMN) — Jaringan Mamalia Laut Kenya — untuk menyediakan platform dan mengumpulkan data mamalia laut di sepanjang pantai Kenya. Kemudian, mengidentifikasi area utama untuk konservasi lumba-lumba dan paus.

Salah satu prioritas KMMN adalah menetapkan hotspot lumba-lumba, paus, dan dugong (sedikitnya lima yang tersisa di Kenya) untuk dilakukan akreditasi Area Mamalia Laut Penting (Important Marine Mammal Areas, IMMAs) di Kenya.

Kegiatan ini dalam lingkup International Union for Conservation of Nature’s (IUCN) World Commission on Protected Areas, sebuah inisiatif yang dibuat pada tahun 2013.

Apa yang dikerjakan KMMN telah ditampilkan dalam jurnal ilmiah peer-review, termasuk Frontiers in Marine Science.

Sebagai contoh, artikel dengan judul “Cetacean Research and Citizen Science in Kenya” yang diterbitkan dalam jurnal edisi 16 Juni. Tulisan ini mengulas data tentang penampakan atau kemunculan dan cetacea kecil yang terdampar, terutama lumba-lumba.

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: IUCNLumba-lumbaMamalia lautPaus BiruPaus Bungkukpaus orca
Bagikan3Tweet2KirimKirim
Previous Post

Katie, yang Termuda Berlayar Sendirian Keliling Inggris

Next Post

Banjir dan Longsor Melanda Sejumlah Wilayah di Sulawesi Selatan

Postingan Terkait

Menikmati Panorama Atol Pulo Cinta Gorontalo

Papan Informasi Wisata yang Buruk Dapat Merusak Citra Destinasi

20 April 2026
BRIN Kembangkan Kapal Pengolah Sampah untuk Kawasan Pesisir dan Pulau Kecil

BRIN Kembangkan Kapal Pengolah Sampah untuk Kawasan Pesisir dan Pulau Kecil

20 April 2026

Banjir Rob Disertai Gelombang Tinggi Menghantam Banggai Laut

UNG Dorong Mahasiswa Lulus Tanpa Skripsi dengan Syarat Menghasilkan Karya Setara Tugas Akhir

Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

Peneliti UNG Publikasikan Kompetensi Penerjemah di Jurnal Terindeks Scopus Q1

Gempa M5,8 Terletak Selatan Bone Bolango Laut Maluku

Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

Next Post
Banjir dan Longsor Melanda Sejumlah Wilayah di Sulawesi Selatan

Banjir dan Longsor Melanda Sejumlah Wilayah di Sulawesi Selatan

Komentar tentang post

TERBARU

Papan Informasi Wisata yang Buruk Dapat Merusak Citra Destinasi

BRIN Kembangkan Kapal Pengolah Sampah untuk Kawasan Pesisir dan Pulau Kecil

Banjir Rob Disertai Gelombang Tinggi Menghantam Banggai Laut

UNG Dorong Mahasiswa Lulus Tanpa Skripsi dengan Syarat Menghasilkan Karya Setara Tugas Akhir

Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

Peneliti UNG Publikasikan Kompetensi Penerjemah di Jurnal Terindeks Scopus Q1

AmsiNews

REKOMENDASI

Kemlu Pulangkan 6 ABK Indonesia Melalui Batam

Kolam Pengendapan Bekas Tambang Prospektif untuk Produksi Ikan Hias

Tanah Longsor dan Banjir Melanda Yogyakarta

PBB Memperingatkan 80 Persen Plastik di Laut Berasal dari Daratan

Foto: Melepas Senja di Teluk Tomini

Mengenaskan, Paus Moncong Cuvier Mati dengan 40 Kilogram Plastik di Perut

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.