Kamis, November 5, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Pohon Kelapa di Indonesia Warisan yang Sudah Sangat Tua

redaksi
7 Desember 2025
Kategori : Berita
0
Pohon Kelapa di Indonesia Warisan yang Sudah Sangat Tua

Pohon kelapa. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Banyak pohon kelapa yang tumbuh di Indonesia warisan nenek moyang yang sudah berusia sangat tua.

Staf Khusus Menteri PPN/Kepala Bappenas, Sukmo Harsono, mengatakan, ada beberapa poin penting yang harus disadari dan memang sudah disadari oleh semua pihak.

Pertama, kata Sukmo, pohon kelapa yang ada di Indonesia pada saat sekarang ini adalah merupakan pohon produk dari warisan nenek moyang.

Artinya ”produk yang ditanam oleh masyarakat pada zaman dulu” sehingga diwariskan kepada anak cucunya pada saat ini dan usia kelapa tersebut sudah sangat tua, ”produktivitasnya sudah sangat menurun,” kata Sukmo saat Webinar Sharing Knowledge Peran Strategis BRIDA dalam Implementasi Peta Jalan Hilirisasi Kelapa 2025–2045, pada Rabu (3/12).

Kedua, keterlambatan di dalam peremajaan pohon bibit kelapa dan bibit kelapa itu fakta di lapangan yang saat ini kita baru tergopoh-gopoh memulai replanting.

Ketiga, menurut Sukmo, belum adanya pemangku kepentingan yang secara khusus menangani persoalan kelapa.

Tiga hal ini mengakibatkan ancaman besar pada 3 tahun yang akan datang, dan yang akan terjadi adalah coconut war atau perang kelapa.

Menurut Sukmo, kondisi Indonesia saat ini, produktivitas kelapa stagnan di angka 1,1 ton/ha, 98,82% kebun rakyat tradisional tanpa pengorganisasian dan regenerasi.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: BAPERIDABappenasBRIDABRINKelapaSri Nuryanti
Bagikan15Tweet1KirimKirim
Previous Post

Komoditas Kelapa Perlu Keterlibatan Perguruan Tinggi untuk Riset dan Pengembangan Teknologi

Next Post

UNG Gelar Senam Bersama dan Skrining Kesehatan Komprehensif

Postingan Terkait

Dosen UNG Perkuat Kapasitas Teknologi Marikultur di Cina

Dosen UNG Perkuat Kapasitas Teknologi Marikultur di Cina

5 November 2026
Tsunami dan Titik Rawan Bencana Multi-bahaya Beruntun di Wilayah Pesisir Cincin Api Pasifik

Tsunami dan Titik Rawan Bencana Multi-bahaya Beruntun di Wilayah Pesisir Cincin Api Pasifik

4 November 2026

Tsunami Dahsyat Dari Dekat Semenanjung Kamchatka Rusia

Atlet Renang UNG Memboyong 5 Medali Emas Piala Gubernur Sulut 2026

Danau Koroneia di Yunani Utara Terus Menyusut

Sejarah World Tsunami Awareness Day, Edukasi Menyelamatkan Nyawa

Topan In-fa Terletak di Selatan Tokyo

Kearifan Lokal Smong Masuk Kurikulum Sekolah di Simeulue

Next Post
UNG Gelar Senam Bersama dan Skrining Kesehatan Komprehensif

UNG Gelar Senam Bersama dan Skrining Kesehatan Komprehensif

TERBARU

Dosen UNG Perkuat Kapasitas Teknologi Marikultur di Cina

Tsunami dan Titik Rawan Bencana Multi-bahaya Beruntun di Wilayah Pesisir Cincin Api Pasifik

Tsunami Dahsyat Dari Dekat Semenanjung Kamchatka Rusia

Atlet Renang UNG Memboyong 5 Medali Emas Piala Gubernur Sulut 2026

Danau Koroneia di Yunani Utara Terus Menyusut

Sejarah World Tsunami Awareness Day, Edukasi Menyelamatkan Nyawa

AmsiNews

REKOMENDASI

Peneliti Indonesia, University of Leeds dan University of the Philippines Temukan Pemutihan Karang di Perairan Bau-Bau

Penyingkiran Kerangka Kapal

Update Jadwal Mudik Gratis Kapal Laut dengan Sepeda Motor

Badai Tropis Parah Muifa Bergeser Mendekati Taiwan

Bahasa Gorontalo Mulai Tersingkir, Dosen UNG Giatkan Penyelamatan Dari Ancaman Kepunahan

Lokasi Reklamasi Pantai Manado Utara Tempat Bertelur Penyu yang Dilindungi

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.