Darilaut – Tim Universitas Airlangga (UNAIR) mendirikan posko kesehatan untuk melayani warga Aceh Tamiang yang terdampak banjir dan longsor
Posko kesehatan tersebut berlokasi di lahan Klinik Abah, Kuala Simpang, yang sebelumnya tidak dapat beroperasi akibat fasilitas dan alat kesehatannya rusak terendam banjir.
Melansir Unair.ac.id seluruh rumah sakit dan puskesmas di Aceh Tamiang mengalami kondisi serupa.
Selain terendam air dan lumpur, banyak alat kesehatan yang rusak sehingga tidak bisa digunakan.
Situasi darurat inilah yang mendorong UNAIR untuk segera mengirimkan tim kesehatan gabungan dari Fakultas Kedokteran UNAIR, RS UNAIR, dan RS Dr. Soetomo (RSDS).
Salah satu kasus yang ditangani tim UNAIR adalah luka terinfeksi akibat terkena pecahan kaca dan besi.
“Kami melakukan pembersihan jaringan mati dan perawatan luka secara profesional dengan anestesi lokal,” kata dr M Hardian Basuki SpOT(K) selaku staf RS Dr. Soetomo (RSDS) sekaligus dosen FK UNAIR.
Kasus luka infeksi merupakan keluhan yang banyak ditemui pascabencana, terutama ketika masyarakat harus beraktivitas di lingkungan yang penuh material tajam, kotor, dan sulit mendapatkan perawatan medis segera.
Selain dr M Hardian Basuki SpOT, tim kesehatan di posko ini beranggotakan dr Airi Mutiar, SpAn (K), dr Arya Wiradewa, dr Yehezkiel Edward dan dr Zulfikar Loka Wicaksana.




