Darilaut – Fakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan (FKTP) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) membahas relevansi riset, serta penguatan dampak hasil pendidikan dan penelitian bagi pembangunan daerah dan nasional.
Kegiatan ini menjadi forum strategis dalam menyatukan arah kebijakan, program, dan indikator kinerja fakultas agar selaras dengan kebijakan nasional pendidikan tinggi yang berorientasi pada dampak nyata bagi masyarakat.
Pembahasan melalui rapat kerja tersebut berfokus pada peningkatan kualitas tridarma perguruan tinggi.
Seluruh pimpinan fakultas, jurusan, program studi, dosen, serta unit pendukung terlibat aktif dalam pembahasan.
Dalam rapat tersebut, FKTP UNG membahas secara komprehensif 6 Indikator Kinerja Utama (IKU) Wajib, 5 IKU Pilihan, serta IKU Partisipatif, dengan penekanan pada penguatan capaian yang terukur dan berkelanjutan.
Pembahasan IKU Wajib berfokus pada dampak dan kualitas. Seluruh indikator tersebut dibahas secara detail untuk memastikan keterkaitan antara perencanaan program, pelaksanaan, hingga capaian kinerja yang berdampak langsung.
IKU Pilihan berfokus pada penguatan peran strategis FKTP. Hal ini merupakan komitmen FKTP Menuju IKU Berdampak 2026.
Melalui kegiatan ini, FKTP UNG menegaskan komitmennya untuk menjadikan IKU bukan sekadar indikator administratif, tetapi sebagai instrumen transformasi nyata dalam meningkatkan mutu pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat.




