“Dari hasil penilaian monev, UNG kemudian diundang untuk mempresentasikan kebijakan dan strategi informasi publik, bersama beberapa badan publik yang terdiri dari kementerian, BUMN, pemerintah provinsi, partai politik, dan perguruan tinggi lainnya”.
Ia menambahkan bahwa kesempatan tersebut sekaligus menjadi ajang berbagi praktik baik dan memperkuat kolaborasi antarbadan publik dalam meningkatkan kualitas keterbukaan informasi.
Keikutsertaan UNG dalam forum nasional tersebut semakin menegaskan posisi kampus sebagai institusi yang adaptif, responsif, dan berorientasi pada akuntabilitas publik. Dengan terus mengembangkan kebijakan dan strategi yang komprehensif, PPID UNG berharap dapat meningkatkan kualitas layanan serta menjadi rolmodel bagi perguruan tinggi lainnya dalam pengelolaan keterbukaan informasi.




