BAPANAS juga akan memberikan bantuan beras kepada masyarakat yang nantinya mengalami dampak langsung El Nino.
Caranya dengan memberikan bantuan berupa beras seberat 10 kilogram/bulan pada tiga bulan terakhir tahun ini. Bantuan itu rencananya akan diberikan kepada 21,3 juta keluarga penerima manfaat (KPM).
Selain beras, komoditas lain seperti daging ayam, daging kerbau, dan daging sapi juga akan disimpan dalam ruang penyimpanan yang dilengkapi oleh pendingin. Arif mengusahakan kebutuhan sebesar 700 ribu ton daging bisa tersedia dengan baik.
“Gerakan pangan murah dilakukan setiap saat. (Nantinya) juga akan dilakukan pemindahan stok pangan dari daerah surplus ke daerah defisit pangan,” kata Arif.
Sementara itu, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto menjelaskan BNPB telah menyiapkan dua langkah untuk menghadapi kekeringan akibat El Nino.
Pertama, mengimbau daerah untuk memastikan ketersediaan air di wilayah-khususnya di daerah yang diprediksi akan mengalami kekeringan cukup signifikan.
Mitigasi yang dilakukan ialah memastikan ketersediaan air dengan cara menampung air hujan yang saat ini masih terjadi.
BNPB bekerja sama dengan BMKG dan BRIN juga telah melakukan rekayasa menurunkan hujan melalui teknologi modifikasi cuaca (TMC) untuk mengairi danau, embung, sungai, dan sumur.





Komentar tentang post