Minggu, April 19, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Penggunaan Potasium Merajalela di Tanimbar, Maluku

redaksi
9 Agustus 2019
Kategori : Berita
0
Libatkan Masyarakat untuk Pantau Destructive Fishing

Terumbu karang yang rusak akibat penggunaan bahan peledak rakitan, bom ikan. FOTO: DARILAUT.ID

Jakarta – Penggunaan potasium, bahan beracun untuk menangkap ikan masih merajalela di Kecamatan Tanimbar Utara Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku.

Nelayan pemancing ikan menginformasikan penggunaan potasium tersebut, yang juga berdampak bagi pembudidaya dengan karamba.

Melalui akun Twitter @susipudjiastuti, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, meneruskan informasi yang masuk melalui WhatsApp mengenai penggunaan potasium tersebut, Jumat (9/8).

“Slmt mlm Ibu, Sy Nelayan pancing,mau smpaikan didaerah kab. p tanimbar kec.tanimbar Utara di larat smpi saat ini potasium merajalela, aparat tidak ambil langkah, mohon Ibu bantu kami. Selamat kan laut kami dr ancaman potasium. Keramba di larat yang merima ikan Potas.”

Penangkapan ikan dengan cara merusak (destructive fishing) di Maluku telah menjadi bahasan instansi terkait.

Pada Selasa (6/8) pekan ini, Stasiun Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Ambon, menggelar Coffe Morning dalam rangka Pengawasan kegiatan penangkapan ikan dengan cara-cara merusak (Destructive Fishing). Kegiatan ini berlangsung di ruang rapat Kantor Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Ambon.

Hadir dalam pertemuan ini perwakilan dari Bakamla, Lantamal IX Ambon, PSDKP Ambon, PPN Ambon, Polairud Ambon, Dinas Kelauran dan Perikanan Provinsi Maluku.*

Tags: Bom IkanKKPpotasiumPSDKPTanimbar
Bagikan5Tweet3KirimKirim
Previous Post

Setahun, Indonesia Butuh 50 Kilogram Ikan per Orang

Next Post

Tumpahan Minyak di Pantai Utara Jawa, 4.380,85 Barrel Diangkat ke Darat

Postingan Terkait

Daya Tampung UTBK – SNBT di Universitas Negeri Gorontalo 3063 Kursi

UNG Dorong Mahasiswa Lulus Tanpa Skripsi dengan Syarat Menghasilkan Karya Setara Tugas Akhir

19 April 2026
Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

19 April 2026

Peneliti UNG Publikasikan Kompetensi Penerjemah di Jurnal Terindeks Scopus Q1

Gempa M5,8 Terletak Selatan Bone Bolango Laut Maluku

Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

Tahun 2026 UNG Targetkan 55 Persen Program Studi Terakreditasi “Unggul”

Eutrofikasi di Teluk Jakarta Sangat Tinggi Secara Global

Eutrofikasi Mengganggu Keseimbangan Ekosistem Perairan dan Memiliki Dampak Sosial yang Luas

Next Post
Tumpahan Minyak di Pantai Utara Jawa, 4.380,85 Barrel Diangkat ke Darat

Tumpahan Minyak di Pantai Utara Jawa, 4.380,85 Barrel Diangkat ke Darat

Komentar tentang post

TERBARU

UNG Dorong Mahasiswa Lulus Tanpa Skripsi dengan Syarat Menghasilkan Karya Setara Tugas Akhir

Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

Peneliti UNG Publikasikan Kompetensi Penerjemah di Jurnal Terindeks Scopus Q1

Gempa M5,8 Terletak Selatan Bone Bolango Laut Maluku

Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

Tahun 2026 UNG Targetkan 55 Persen Program Studi Terakreditasi “Unggul”

AmsiNews

REKOMENDASI

AMSI, RS Haji dan IDI Vaksinasi Booster Covid untuk Jurnalis

KPU Kabupaten Gorontalo: Bersihkan Alat Peraga Kampanye Secara Humanis

Ilmuwan Mempelajari Kematian Mamalia Laut yang Tidak Biasa

Sistem Peringatan Dini Investasi Dalam Menyelamatkan Nyawa

Bawa Nama Jokowi, Anies Sebut Prabowo Punya 340 Ribu Hektare Lahan

WTO Mengakhiri Subsidi untuk Perikanan Ilegal

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.