Menurut JTWC Noru terus melemah dengan cepat selama 12 jam terakhir. Noru diperkirakan akan bergerak ke arah barat.
Topan Noru akan terus melakukan tracking ke arah barat dalam kondisi lingkungan yang tidak menguntungkan yang akan mengakibatkan sistem terus mengalami penurunan intensitas akibat pengaruh peningkatan wind shear, serta efek friksi yang disebabkan interaksi dengan tanah.
Dalam dua hari, sistem melacak lebih jauh ke pedalaman di Asia Tenggara.
Sumber: Aljazeera.com (AL JAZEERA), Vn.usembassy.gov, Reliefweb.int, Observatorium Hong Kong (hko.gov.hk/en), Badan Meteorologi Jepang/JMA dan Zoom.earth/JTWC





Komentar tentang post