Senin, September 7, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Tips & Trip Ide & Inovasi

Rumpon Portable, Pemikat Ikan yang Ramah Lingkungan

redaksi
6 November 2018
Kategori : Ide & Inovasi
0
Rumpon portable

Tim peneliti dan rumpon portable. FOTO: DOK. ISTIMEWA

KINI nelayan tak perlu lagi membeli tali dengan panjang ratusan hingga seribu meter. Tak perlu lagi menggunakan bambu dalam jumlah banyak, pelampung dan pemberat ratusan kilo gram.

Terobosan rumpon portable yang dikembangkan tim peneliti dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Institut Pertanian Bogor (FPIK-IPB) sebagai salah satu solusi. Selain irit, rumpon portable lebih ramah lingkungan.

Saat ini, di berbagai perairan yang mengandalkan penangkapan ikan dengan menggunakan rumpon, bahan utama salah satunya tali nilon. Tali berukuran besar dan panjang ini disesuaikan dengan kedalaman dasar perairan. Makin dalam perairan, ongkos pembuatan rumpon, seperti untuk tali lebih besar biayanya.

Bila angin kencang, arus dan gelombang, seringkali tali rumpon putus. Banyak tali yang masuk begitu saja ke laut. Karena itu, rumpon portable ini lebih efektif dan efisien untuk menangkap ikan pelagis.

Rumpon portable sebagai pengembangan rumpon konvensional dengan menggunakan konsep respon ikan terkait penggunaan frekuensi suara, tali rafia pada atraktor dan lampu.

“Keunggulan rumpon portable ini adalah menggunakan frekuensi suara untuk mengumpulkan ikan,” kata Dr Roza Yusfiandayani, salah satu tim peneliti kepada Darilaut.id, Selasa (6/11). Selain Roza, tim peneliti ini, Prof Dr Mulyono S Baskoro dan Prof Dr Indra Jaya, dari FPIK IPB.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: FPIK IPBProf Indra JayaRumpon
Bagikan49Tweet29KirimKirim
Previous Post

Pemerintah Berupaya Maksimal dalam Pencarian dan Evakuasi Korban Pesawat Lion Air

Next Post

Rumpon Portable Dapat Dibawa dan Disimpan

Postingan Terkait

Fakultas Kedokteran UNG Evaluasi Kurikulum

Dosen Fakultas Kedokteran UNG Kembangkan Teknologi Aman untuk Penambang Emas Skala Kecil

27 April 2026
Dari Gorontalo ke Eropa, Tiga Mahasiswa FIP UNG Ikuti Erasmus+ di Trnava University

Dari Gorontalo ke Eropa, Tiga Mahasiswa FIP UNG Ikuti Erasmus+ di Trnava University

3 Maret 2026

Manfaatkan Tulang Ikan Tuna, Mahasiswa UNG Raih Medali Perak Pekan Ilmiah Andalas 2025

Tiga Mahasiswa UNG Lolos Top 50 Social Project Program Innovillage

Jaket Tuna, Inovasi Perikanan Tangkap Karya Nelayan Tanjung Kramat

Perjalanan Jurnal Jambura Law Review Universitas Negeri Gorontalo Hingga Terindeks Scopus Internasional

Jurnal Fakultas Hukum UNG Pertama Terindeks Scopus di Teluk Tomini

Semoga Menjadi Lebih Baik di Tahun 2024

Next Post
Rumpon

Rumpon Portable Dapat Dibawa dan Disimpan

Komentar tentang post

TERBARU

Sebaran Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau Lebih Dari 6.000 Meter, Tidak Ada Anomali Muka Air Laut

UNG Jalin Kerjasama Dengan PT Hasjrat Abadi

Penutupan 8 Bandara Akibat Letusan Gunung Anak Krakatau Diperpanjang, 1.558 Penerbangan Tertunda

150 Ribu Penumpang dan 467 Penerbangan Terdampak Akibat Letusan Gunung Anak Krakatau, 8 Bandara Ditutup

4 Bandara Ditutup Akibat Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

BRIN Perkenalkan Sistem Deteksi Dini Karhutla Indonesia

AmsiNews

REKOMENDASI

Laser Angkatan Laut China Ganggu Pesawat Militer Australia di Laut Arafura

Akhir Februari, Tiga Perampokan Kapal Terjadi di Selat Singapura

Badai Tropis Penha Mendekati Pendaratan di Pantai Mindanao Timur

Pers di Indonesia Menanti Perpres Publisher Rights

Bulan Darah Terlihat Saat Peristiwa Gerhana

Libatkan Masyarakat untuk Pantau Destructive Fishing

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.