Sabtu, Oktober 24, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Rekor Gelombang Panas Mengancam Masa Depan Pertanian Asia Selatan

redaksi
13 Juni 2022
Kategori : Berita
0
India Menghadapi Gelombang Panas yang Hebat

Kualitas udara di seluruh India pada 29 April 2022. Seperti yang ditunjukkan pada gambar ini, India utara mengalami kualitas udara yang tidak sehat (arsir merah) hingga berbahaya (arsir ungu). GAMBAR: ACCUWEATHER.COM

Menurut Panel Antarpemerintah tentang Perubahan Iklim (IPCC, Intergovernmental Panel on Climate Change) peningkatan gelombang panas, kekeringan, dan banjir telah melampaui ambang batas toleransi tanaman dan hewan. Cuaca ekstrem ini terjadi secara bersamaan, menyebabkan dampak berjenjang yang semakin sulit untuk dikelola.

Salah satu dampak utama gelombang panas adalah lonjakan besar energi untuk pendingin. Permintaan yang lebih tinggi telah membebani jaringan dan menyebabkan pemadaman listrik yang meluas di seluruh negeri.

Untuk mengatasi krisis energi, pemerintah India mengumumkan pada bulan Mei bahwa mereka akan membuka kembali lebih dari 100 tambang batu bara.

Namun para ahli telah memperingatkan terhadap apa yang disebut Sekretaris Jenderal PBB António Guterres sebagai, “kecanduan batu bara yang mematikan”.

Guetters mengatakan penghapusan batubara dari sektor listrik adalah satu-satunya langkah terpenting, sejalan dengan tujuan 1,5 derajat yang digariskan dalam Perjanjian Paris.

“Planet yang memanas berarti permintaan pendinginan yang lebih besar, terutama untuk pendingin ruangan,” kata Kepala Cabang Energi dan Iklim UNEP, Mark Radka.

“Ketika permintaan melonjak, seluruh sistem energi menjadi lebih rapuh, menyebabkan pemadaman dan pemadaman listrik yang memaksa orang untuk beralih ke generator diesel yang menambah emisi gas rumah kaca dan memperburuk krisis iklim dan polusi udara.”

Halaman 3 dari 4
Sebelumnya1234Selanjutnya
Tags: Cuaca EkstremGelombang PanasKrisis IklimPBBUNEP
Bagikan45Tweet1KirimKirim
Previous Post

30 Varian Ikan Nemo Telah Dibudidaya dengan Metode Kawin Silang

Next Post

BMKG dan JICA Kerja Sama Proyeksi iklim

Postingan Terkait

Topan Super Champi Mendekati Timur Taiwan

Topan Champi Menyebabkan Kantor dan Sekolah Tutup di Taiwan, Penerbangan Dibatalkan

24 Oktober 2026
Sabtu Dinihari Gerhana Bulan Penumbra, Selama 3 Jam 18 Menit

Waspada Bulan Purnama Hunter’s Moon Tanggal 26 Oktober

24 Oktober 2026

Topan Champi Terletak di Dekat Taipei

Potensi Hujan Tidak Merata

El Niño Sangat Kuat, 6.900 Titik Panas di Kalimantan Tengah, Sumatera Selatan dan Papua Selatan

Kualitas Udara Palangkaraya Masih Kategori Berbahaya, Termasuk Lore Lindu di Sulawesi Tengah

Topan Super Champi Sedikit Melemah di Timur Taiwan

Super Typhoon Champi Weakens East of Taiwan

Next Post
Pembangunan Rumah Pascagempa di Sulawesi Tengah Hampir Rampung

BMKG dan JICA Kerja Sama Proyeksi iklim

Komentar tentang post

TERBARU

Topan Champi Menyebabkan Kantor dan Sekolah Tutup di Taiwan, Penerbangan Dibatalkan

Waspada Bulan Purnama Hunter’s Moon Tanggal 26 Oktober

Topan Champi Terletak di Dekat Taipei

Potensi Hujan Tidak Merata

El Niño Sangat Kuat, 6.900 Titik Panas di Kalimantan Tengah, Sumatera Selatan dan Papua Selatan

Kualitas Udara Palangkaraya Masih Kategori Berbahaya, Termasuk Lore Lindu di Sulawesi Tengah

AmsiNews

REKOMENDASI

Dompet Dhuafa ke Lokasi Terdampak Gempa Mamuju, Penyintas Butuh Bantuan Segera

Universitas Negeri Gorontalo Sosialisasi Program Flagship Kampus Merdeka

BRIN Ingatkan Permukiman di Atas Lapisan Batu Gamping Memiliki Risiko Sinkhole

Bibit Siklon Tropis 92W Tumbuh di Utara Timur Laut Pulau Morotai

Hong Kong Merayakan Imlek Tahun Kuda dengan Meriah

Sebulan Konflik Timur Tengah Merugikan Hingga $150 Miliar

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.