“Kampus bagian dari entitas sosial memang tidak boleh hanya berada di dalam pucuk piramid, menara gading, yang tidak atau kurang memiliki sensitivitas terhadap lingkungan,” ujarnya.
Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH Dr. Hanif Faisol Nurofiq mengatakan bahwa kerja sama ini akan menjadi landasan kuat bagi kebijakan yang akan datang.
“Kesempatan yang sangat jarang sekali bisa kita lakukan bersama-sama dalam suatu forum utuh dari sebagian anggota forum rektor se-Indonesia,” kata Hanif.
”Tentunya kami berharap banyak selepas konferensi ini, selesainya kita melakukan memorandum of understanding antara Ibu Sekretaris Kementerian Lingkungan Hidup, Badan Pengendalian Hidup dengan seluruh rektor, maka dipastikan bahwa apa yang akan diambil tindakan, apa yang akan diberikan instrumen-instrumen, apa yang akan disusun oleh Menteri Lingkungan Hidup, Badan Pengendalian Hidup, seluruhnya dikawal oleh rektor se-Indonesia.”
Forum ini dihadiri oleh 41 rektor dari tujuh wilayah regional Indonesia yang menyepakati pentingnya keterlibatan kampus dalam pembangunan berkelanjutan. UNG sebagai salah satu penandatangan MoU berkomitmen mendukung penuh inisiatif ini dalam lingkup akademik dan sosial.




