Minggu, Mei 31, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Resveratrol, Senyawa Alami Tanaman yang Berpotensi Jadi Terapi Baru Penyakit Jantung

redaksi
28 Desember 2025
Kategori : Berita, Kesehatan
0
Resveratrol, Senyawa Alami Tanaman yang Berpotensi Jadi Terapi Baru Penyakit Jantung

GAMBAR: The Egyptian Heart Journal

Darilaut – Penyakit jantung genetik sindrom brugada (Brugada syndrome) dikenal sebagai salah satu penyebab kematian mendadak di usia produktif. Penyakit ini berpeluang memiliki terapi baru di masa depan.

Kajian ilmiah terbaru tim peneliti Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo (UNG) mengungkap bahwa resveratrol, senyawa alami yang terdapat pada beberapa tanaman, berpotensi mendukung terapi gen untuk menangani penyakit tersebut.

Tim masing-masing Andin Zahrani Pateda, Andi Alika Azzahra, Kuni Zakiyyah Sumargo, dan Muchtar Nora Ismail Siregar telah memublikasikan hasil penelitian ini di The Egyptian Heart Journal.

Sindrom brugada merupakan gangguan irama jantung akibat kelainan genetik, terutama mutasi pada gen SCN5A yang mengatur aliran listrik jantung.

Melansir fk.ung.ac.id penyakit ini sering tidak bergejala dan kerap baru terdeteksi setelah terjadi henti jantung mendadak.

Kawasan Asia Tenggara tercatat sebagai salah satu wilayah dengan angka kejadian tertinggi.

Selama ini, penanganan sindrom brugada masih mengandalkan pemasangan implantable cardioverter defibrillator (ICD). Alat ini bekerja memberikan kejut listrik saat terjadi gangguan irama jantung, namun tidak memperbaiki penyebab utama penyakit yang bersifat genetik.

Selain itu, ICD juga memiliki risiko efek samping seperti infeksi dan kejut listrik yang tidak diperlukan.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Fakultas Kedokteran UNGPenyakit JantungUNGUniversitas Negeri Gorontalo
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Bibit 96S Berpeluang Sedang Menjadi Siklon Tropis di Selatan NTT

Next Post

Sebulan Setelah Dihantam Siklon Ditwah Lebih Dari Satu Juta Orang Masih Membutuhkan Bantuan di Sri Lanka

Postingan Terkait

Koarmada RI Gagalkan Penyelundupan 390 Ton Logam Tanah Jarang dan Radioaktif Ilegal

Koarmada RI Gagalkan Penyelundupan 390 Ton Logam Tanah Jarang dan Radioaktif Ilegal

31 Mei 2026
Mahasiswa Keperawatan UNG Terpilih Dalam Program Kesehatan Global 2026

Mahasiswa Keperawatan UNG Terpilih Dalam Program Kesehatan Global 2026

31 Mei 2026

Topan Jangmi Menguat, Bawa Gelombang 10 Meter di Laut Filipina

Tuan Rumah Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 Azerbaijan, 2027 Serbia

Badai Tropis Parah Jangmi Akan Menguat Menjadi Topan di Laut Filipina

Temuan Penting Laporan Terbaru WMO

Lebih Banyak Rekor Suhu Terpanas Global di Masa Depan

UNG Menyembelih 21 Hewan Kurban

Next Post
Sebulan Setelah Dihantam Siklon Ditwah Lebih Dari Satu Juta Orang Masih Membutuhkan Bantuan di Sri Lanka

Sebulan Setelah Dihantam Siklon Ditwah Lebih Dari Satu Juta Orang Masih Membutuhkan Bantuan di Sri Lanka

TERBARU

Koarmada RI Gagalkan Penyelundupan 390 Ton Logam Tanah Jarang dan Radioaktif Ilegal

Mahasiswa Keperawatan UNG Terpilih Dalam Program Kesehatan Global 2026

Topan Jangmi Menguat, Bawa Gelombang 10 Meter di Laut Filipina

Tuan Rumah Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 Azerbaijan, 2027 Serbia

Badai Tropis Parah Jangmi Akan Menguat Menjadi Topan di Laut Filipina

Temuan Penting Laporan Terbaru WMO

AmsiNews

REKOMENDASI

Pandemi Covid-19, Sampah Medis Menuju Teluk Jakarta Meningkat

Kisah Orang Tugutil: nomad terakhir Halmahera yang terhimpit raksasa tambang dan kayu

Mahasiswa UNG Meraih Tiga Medali Dalam Kompetisi Pekan Seni Nasional

Speedboat Keluar dan Masuk di Tarakan Diawasi dengan Ketat

Badai Siklon Biparjoy Meninggalkan Pesisir Gujarat Tanpa Listrik

Menkeu Purbaya Minta Media Terus Kritis

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.