Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menjelaskan dalam menyikapi kondisi tersebut, BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca panas, kondisi udara kering, dan potensi penurunan kualitas udara akibat asap karhutla.
“Masyarakat yang berada di wilayah terdampak asap juga dianjurkan menggunakan masker yang sesuai untuk mengurangi paparan partikel asap, terutama anak-anak, lansia, dan orang dengan gangguan pernapasan,” ujarnya.




