Berikut beberapa poin penting dari analisis baru Badan Perdagangan dan Pembangunan PBB (UNCTAD) tentang implikasi penutupan Selat Hormuz yang berkelanjutan.
• Gangguan di Selat Hormuz menggarisbawahi kerentanan titik-titik penting maritim terhadap ketegangan geopolitik dan potensinya untuk mengguncang rantai pasokan dan pasar komoditas.
• Mengurangi risiko terhadap perdagangan dan pembangunan global, termasuk risiko lingkungan, membutuhkan de-eskalasi dan pengamanan transportasi maritim, pelabuhan dan pelaut, serta infrastruktur sipil lainnya, sambil mempertahankan koridor perdagangan yang aman sesuai dengan hukum internasional dan kebebasan navigasi.
• Dampak ekonomi, baik secara global maupun untuk kawasan ini, akan bergantung pada durasi, intensitas, dan cakupan geografis ketegangan. Pemantauan berkelanjutan sangat penting untuk menilai risiko yang berkembang dan potensi dampaknya.
• Implikasi sosial-ekonomi bagi negara berkembang, banyak negara berkembang sudah menghadapi beban pembayaran utang yang tinggi, ruang fiskal yang terbatas, dan akses yang terbatas terhadap pembiayaan.
• Dalam konteks ini, kenaikan biaya energi, transportasi, dan pangan dapat membebani keuangan publik dan meningkatkan tekanan pada anggaran rumah tangga – khususnya di negara-negara yang sangat bergantung pada impor energi, pupuk, dan makanan pokok.




