Rabu, Mei 13, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

WHO: 30 Orang Diperkirakan Tenggelam Setiap Jam, Anak-anak Paling Berisiko

redaksi
15 Desember 2024
Kategori : Berita, Kesehatan
0
WHO: 30 Orang Diperkirakan Tenggelam Setiap Jam, Anak-anak Paling Berisiko

Ilustrasi aliran sungai. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut –  Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menerbitkan laporan pertamanya tentang pencegahan tenggelam. Dalam laporan tersebut ada penurunan 38% tingkat kematian tenggelam global sejak tahun 2000— pencapaian kesehatan global yang besar.

Namun, laporan WHO tersebut mencatat bahwa kasus tenggelam tetap menjadi masalah kesehatan masyarakat utama dengan lebih dari 30 orang diperkirakan tenggelam setiap jam dan 300.000 orang meninggal karena tenggelam pada tahun 2021 saja.

Hampir setengah dari semua kematian akibat tenggelam terjadi di antara orang-orang di bawah usia 29 tahun, dan seperempatnya terjadi di antara anak-anak di bawah usia 5 tahun. Anak-anak tanpa pengawasan orang dewasa berisiko sangat tinggi tenggelam.

“Penurunan signifikan dalam kematian akibat tenggelam sejak tahun 2000 adalah berita bagus dan bukti bahwa intervensi sederhana dan praktis yang direkomendasikan WHO berhasil,” kata Direktur Jenderal WHO, Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengutip siaran pers WHO.

“Namun, setiap kematian tenggelam adalah satu kematian yang terlalu banyak, dan jutaan orang tetap berisiko. Laporan ini berisi data penting untuk pembuatan kebijakan dan rekomendasi untuk tindakan mendesak untuk menyelamatkan nyawa.”

Kemajuan dalam mengurangi tenggelam tidak merata. Di tingkat global, 9 dari 10 kematian akibat tenggelam terjadi di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Bloomberg PhilanthropiesKasus TenggelamTedros Adhanom GhebreyesusWHO
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

La Nina Kemungkinan Akan Lemah dan Berumur Pendek

Next Post

BPBD Kota Gorontalo Bentuk Tim Teknis Pengkajian Kebutuhan Pascabencana

Postingan Terkait

Lebih 5400 Peserta Akan Mengikuti UTBK di UNG, Tak Boleh Membawa Kalkulator dan Ponsel

Calon Mahasiswa Baru yang Lulus SNBP 2026 di UNG Registrasi Ulang

13 Mei 2026
Perubahan Iklim Merusak Perekonomian Global

Perubahan Iklim Merusak Perekonomian Global

13 Mei 2026

Karakteristik Burung Kareo Padi yang Hidup di Lahan Basah

Prof. Reza: Mikroplastik Membawa Berbagai Zat Berbahaya

Mikroplastik Membahayakan Ekosistem Laut Hingga Rantai Makanan Manusia

Krisis Iklim: Titik Kritis yang Berpotensi Menimbulkan Bencana

Hujan Masih Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah Indonesia Pertengahan Mei 2026

Dosen UNG Mengkaji Perlawanan Elit Gorontalo di Masa Kolonial

Next Post
Banjir di Kota Gorontalo Meluas

BPBD Kota Gorontalo Bentuk Tim Teknis Pengkajian Kebutuhan Pascabencana

TERBARU

Calon Mahasiswa Baru yang Lulus SNBP 2026 di UNG Registrasi Ulang

Perubahan Iklim Merusak Perekonomian Global

Karakteristik Burung Kareo Padi yang Hidup di Lahan Basah

UNG Gandeng Polda Gorontalo Perkuat Pencegahan Kekerasan di Kampus

Prof. Reza: Mikroplastik Membawa Berbagai Zat Berbahaya

Mikroplastik Membahayakan Ekosistem Laut Hingga Rantai Makanan Manusia

AmsiNews

REKOMENDASI

KabarMedan.com Raih Penghargaan Anugerah Dewan Pers 2021

Bibit Siklon Tropis 94S Berkembang di Dekat Kepulauan Cocos, Samudra Hindia

Apa Saja Dampak Siklon Tropis Paddy di Indonesia

Badai Tropis Khanun Bergerak Lambat di Selatan Kagoshima

Bibit Siklon Tropis 94S Konsolidasi di Samudra Hindia

Perkuat Pembangunan Poros Maritim Indonesia, Wantimpres Apresiasi ISKINDO

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.