Sabtu, Mei 2, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Sejumlah Ahli Memutakhirkan Dampak Gempa Besar di Jepang

redaksi
5 April 2023
Kategori : Berita
0
Sejumlah Ahli Memutakhirkan Dampak Gempa Besar di Jepang

Para ahli bertemu untuk membahas mitigasi dan kesiapan gempa besar di Jepang, Selasa (4/4). FOTO: NHK

Darilaut – Untuk mengurangi korban tewas dan kerusakan akibat gempa, sebuah panel ahli yang dibentuk oleh pemerintah Jepang telah bertemu pada Selasa (4/4).

Para ahli memutakhirkan studi tentang dampak gempa besar yang diantisipasi di Nankai Trough (Palung Nankai) di sepanjang Pantai Pasifik Jepang.

Mengutip Nippon Hoso Kyokai (NHK) ada kemungkinan 70 hingga 80 persen gempa berkekuatan 8 hingga 9 akan melanda palung dalam 30 tahun ke depan.

Pemerintah pada tahun 2012 pernah merilis perkiraan bahwa wilayah luas di Jepang timur dan barat akan dilanda gempa atau tsunami yang parah jika terjadi salah satu gempa terkuat di palung.

Pemerintah mengatakan, dalam skenario terburuk, gempa tersebut dapat merenggut nyawa sebanyak 323.000 orang, dan menyebabkan kerusakan parah atau runtuhnya sekitar 2,4 juta bangunan.

Pemerintah memutuskan untuk merevisi perkiraannya untuk mencerminkan hasil penelitian terbaru dan tindakan antibencana yang telah diambil selama ini.

Pada hari Selasa, 17 pakar studi bencana menghadiri sesi pertama grup di Tokyo.

Mereka sepakat untuk terus membahas tantangan dan dampak baru berdasarkan perkembangan terkini dalam pencegahan bencana.

Ini termasuk kemajuan bangunan tahan gempa, mengamankan lebih banyak tempat berlindung dan mempromosikan latihan bencana.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: GempaJepangMitigasi BencanaNankai TroughTokyo
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

UNEP: Resolusi Pengelolaan Danau Berkelanjutan Usulan Indonesia Penting untuk Mengatasi Krisis

Next Post

Bibit Siklon Tropis Berkembang di Dekat Kepulauan Aru

Postingan Terkait

Hardiknas, Rektor UNG: Pendidikan Jantung Peradaban

Hardiknas, Rektor UNG: Pendidikan Jantung Peradaban

2 Mei 2026
Dari Mediterania hingga Arktik, Benua Eropa Mengalami Panas Tercepat, Tutupan Salju Menurun

Dari Mediterania hingga Arktik, Benua Eropa Mengalami Panas Tercepat, Tutupan Salju Menurun

2 Mei 2026

Dosen UNG Menyoroti Gagal Bayar Pinjol Kalangan Anak Muda

60 Ribu Benih Ikan Dilepas di Sungai Poigar dan Mondaton Kabupaten Bolaang Mongondow

Krisis Selat Hormuz Mendorong Dunia Menuju Resesi

Ahli Desain Komunikasi Visual UNG: Banyak yang Meremehkan Pelanggaran Hak Cipta Visual dan Konten Jurnalistik

Melki Gani –  Fajri A. Kidjab Ketua dan Sekretaris Terpilih AMSI Gorontalo Periode 2026-2030

Mangrove Dapat Menyerap logam berat Merkuri

Next Post
Bibit Siklon Tropis Berkembang di Dekat Kepulauan Aru

Bibit Siklon Tropis Berkembang di Dekat Kepulauan Aru

Komentar tentang post

TERBARU

Hardiknas, Rektor UNG: Pendidikan Jantung Peradaban

Dari Mediterania hingga Arktik, Benua Eropa Mengalami Panas Tercepat, Tutupan Salju Menurun

Dosen UNG Menyoroti Gagal Bayar Pinjol Kalangan Anak Muda

60 Ribu Benih Ikan Dilepas di Sungai Poigar dan Mondaton Kabupaten Bolaang Mongondow

Krisis Selat Hormuz Mendorong Dunia Menuju Resesi

Ahli Desain Komunikasi Visual UNG: Banyak yang Meremehkan Pelanggaran Hak Cipta Visual dan Konten Jurnalistik

AmsiNews

REKOMENDASI

Kapal Sinar Alam I Hanyut dan Terapung di Laut, Penumpang Selamat

Populasi Ikan Endemik Danau di Indonesia Dapat Mengalami Kepunahan

Dua Hari, Hiu Paus Belum Terlihat di Perairan Botubarani

Malam Ini Badai Siklon Biparjoy Diperkirakan Mendarat di Pakistan dan India

Arif Satria: BRIN ke Depan Harus Memberikan Manfaat Nyata Bagi Kemajuan Ekonomi Nasional

Gempa Cukup Kuat Guncang Lombok

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.