Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau kepada seluruh unsur pemangku kebijakan di daerah beserta masyarakat agar tetap waspada dan meningkatkan kesiapsiagaan terhadap banjir dan longsor susulan. Bagi warga yang tinggal di sepanjang daerah aliran sungai dan lereng perbukitan agar mewaspadai dan evakuasi sementara jika terjadi hujan intensitas tinggi terjadi lebih dari satu jam.
Sementara itu, wilayah terdampak banjir di Kota Serang, Provinsi Banten, telah surut. Warga yang mengungsi sudah kembali ke rumah masing-masing.
Data yang dihimpun oleh BPBD Kota Serang hingga Sabtu (5/3) mencatat korban meninggal dunia 4 orang, hilang 1 orang dan terdampak 1.408 KK atau 10.742 orang.
Kerugian material, sebanyak 4.459 unit rumah warga terdampak dan 14 lainnya rusak berat.
Sebanyak 13 kelurahan yang tersebar di 4 kecamatan terdampak banjir yang telah surut ini. Kelurahan terdampak antara lain Kelurahan Lontar Baru, Serang, Kagungan, Kota Baru (Kecamatan Serang), Kelurahan Kasemen, Terumbu dan Kasunyatan Kasemen), Kelurahan Drangong (Taktkatan), serta Kelurahan Cipocok Jaya, Banjar Agung, Panancangan, Banjar Sari dan Tembong (Cipocok Jaya).
Meskipun banjir telah surut di sebagian wilayah terdampak, BNPB tetap mengimbau pemerintah daerah dan warga untuk bersiaga dan waspada terhadap potensi banjir susulan.





Komentar tentang post