Sebagai upaya percepatan penanganan banjir dan longsor itu, BPBD Kota Manado telah memberikan bantuan logistik berupa family kit, tikar, sabun, hand sanitizer, selimut, perlengkapan bayi dan dapur.
BPBD Kota Manado juga terus berkoordinasi dengan lintas terkait untuk asesmen lanjutan hingga pembersihan material lumpur dan sampah yang terbawa banjir.
Banjir dan longsor juga terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara, Selasa (1/3). Selain faktor cuaca, peristiwa longsor juga terjadi akibat struktur tanah yang labil.
BPBD Kabupaten Minahasa Selatan mencatat wilayah terdampak banjir dan longsor meliputi Desa Sion di Kecamatan Tompaso Baru dan Desa Kapitu serta Kelurahan Kawangkoan Bawah di Kecamatan Amurang Barat.
Hasil kaji cepat Sabtu (5/3), sebanyak 97 KK terdampak atas peristiwa itu. Kerugian sementara yang dihimpun akibat bencana tersebut meliputi 8 rumah terdampak longsor, lahan pertanian, peternakan babi, peternakan ayam dan peternakan ikan.
BPBD Kabupaten Minahasa Selatan mencatat rumah yang terdampak banjir ada sebanyak 89 unit.
Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih berpotensi terjadi di wilayah Kota Manado dan Minahasa Selatan hingga Senin (7/3), menurut informasi prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).





Komentar tentang post