Berbicara kepada wartawan, Kamis (7/9) di Jakarta, Indonesia, Sekjen PBB menjelaskan bahwa dunia membutuhkan “kerja sama di semua lini” untuk menciptakan masa depan yang lebih baik bagi semua orang.
Membangun Jembatan Pemahaman
Di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik, Asia Tenggara memainkan “peran penting dalam membangun jembatan pemahaman” di seluruh dunia, kata Sekjen PBB.
Pada pembukaan KTT ASEAN-Perserikatan Bangsa-Bangsa, Guterres berpidato di depan Negara-negara Anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara dan (ASEAN) Sekjen PBB mengatakan “kemitraan kita menjadi lebih penting dari sebelumnya.”
Saat ini komunitas internasional menghadapi ujian “sejauh mata memandang – mulai dari darurat iklim hingga krisis biaya hidup global… hingga konflik yang berkecamuk… hingga meningkatnya kemiskinan, kelaparan, dan kesenjangan.”
Dengan meningkatnya risiko yang sering disebutnya sebagai Great Fracture (Perpecahan Besar), kata Guterres, peran membangun jembatan ASEAN diperlukan “di dunia yang semakin multipolar dan memerlukan lembaga multilateral yang kuat untuk ikut serta – berdasarkan kesetaraan, solidaritas, dan universalitas.”
Guterres menyampaikan terima kasih atas “dukungan teguh dari sepuluh negara blok ASEAN untuk solusi multilateral.”





Komentar tentang post