Presiden pun mendorong agar ASEAN dan PBB terus menyuarakan penghormatan terhadap hukum internasional sebagai landasan interaksi antarbangsa serta mengedepankan paradigma kolaborasi yang inklusif.
“ASEAN dan PBB punya pilihan yang jelas untuk terus konsisten menyuarakan penghormatan terhadap hukum internasional sebagai landasan interaksi antarbangsa dan paradigma kolaborasi yang inklusif,” ujarnya.
Selain itu, dalam pertemuan yang dihadiri Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, presiden juga menekankan pentingnya pembangunan yang berkeadilan di seluruh dunia.





Komentar tentang post