Pengujian fungsi secara keseluruhan sejumlah alat-alat keselamatan pelayaran, yang berasal dari dalam negeri maupun impor, untuk memastikan dan membuktikan alat tersebut sudah sesuai spesifikasi teknis dan sesuai standar keselamatan pelayaran sebelum dipasarkan.
Menurut Rusdi, BTKP telah menguji 1 (satu) unit prototype MOB watch dan radio Produk SRC Korea, 1 (satu) unit prototype Radio VHF/AIS, 1 (satu) unit produk AIS Class B, dan 1 (satu) unit AIS Class A.
“Selain itu, kami juga menguji fungsi life jacket yang merupakan produksi asli dalam negeri,” katanya.
Pengujian alat-alat keselamatan tersebut dilakukan di teluk Jakarta, tepatnya pada area buoy terluar dengan menggunakan KN. Mitra Utama milik BTKP dengan melibatkan kapal Rigid Inflatable Boat (RIB) dan Sea Rider dari Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) atau Sea and Coast Guard Kelas I Tanjung Priok, serta tim penyelam.
Adapun instansi yang turut berpartisipasi terdiri dari perwakilan dari Direktorat Kenavigasian, Distrik Navigasi Kelas I Tanjung Priok dan Pangkalan PLP kelas I Tanjung Priok.
Uji fungsi secara keseluruhan dilakukan untuk memastikan kesesuaian antara hasil uji di laboratorium dengan kondisi di lapangan.*





Komentar tentang post