Senin, Agustus 3, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Terumbu Karang di Samudra Hindia Barat Berisiko Runtuh

redaksi
8 Maret 2022
Kategori : Berita, Konservasi
0
Terumbu Karang di Samudra Hindia Barat Berisiko Runtuh

Terumbu karang di Seychelles, Samudra Hindia Barat. FOTO: IUCN.ORG

Darilaut – Dalam lima dekade mendatang, semua terumbu karang yang berada di Samudra Hindia Barat berisiko tinggi runtuh.

Ancaman utama runtuhnya terumbu karang ini karena pemanasan laut dan penangkapan ikan yang berlebihan.

Hasil Studi yang diterbitkan di jurnal Nature Sustainability, terumbu karang di sepuluh negara di Samudra Hindia Barat yang dibagi menjadi 11 sub-wilayah, dan dinilai menggunakan kriteria Daftar Merah Ekosistem International Union for Conservation of Nature (IUCN).

Kerangka kerja yang dikembangkan IUCN ini menilai seberapa dekat ekosistem dengan kehancuran. Terumbu karang di semua sub-kawasan ditemukan memiliki risiko tinggi keruntuhan ekosistem dan kerusakan permanen.

Direktur Coastal Oceans Research and Development in the Indian Ocean (CORDIO East Africa) dan Ketua IUCN SSC Corals Specialist Group, Dr David Obura, mengatakan, penilaian ini menegaskan kembali urgensi krisis iklim dan keanekaragaman hayati yang saling terkait yang ditangani oleh COP26 bulan lalu di Glasgow, dan COP15 dalam beberapa bulan di Kunming.

“Kita perlu mengambil tindakan tegas untuk mengatasi ancaman global terhadap karang akibat perubahan iklim, dan ancaman lokal, seperti penangkapan ikan yang berlebihan,” kata David Obura yang juga penulis utama, seperti dikutip dari siaran pers Iucn.org.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: IUCNPemanasan GlobalPemanasan LautPerubahan IklimSamudra HindiaTerumbu Karang
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Upaya Konservasi Hiu Belimbing di Australia dan Indonesia

Next Post

Peneliti ITS Temukan Bakteri Pengurai Polusi Minyak Bumi di Laut

Postingan Terkait

Kontribusi Sektor Kelautan Rendah, Profesor Riset BRIN Dorong Omnibus Law Kelautan

Kontribusi Sektor Kelautan Rendah, Profesor Riset BRIN Dorong Omnibus Law Kelautan

2 Agustus 2026
Bibit Siklon Tropis 94W Beri Dampak Gelombang Laut di Sangihe dan Talaud

Bibit 94W Menguat Menjadi Depresi Tropis di Laut Filipina

2 Agustus 2026

Topan Super Dolphin Sedikit Melemah di Timur Laut Kepulauan Mariana Utara

Wisuda ke-62, UNG Kukuhkan 700 Lulusan

Sambut Ribuan Mahasiswa Baru UNG Perkenalkan Logo dan Maskot Simbol Kampus Berdampak

Bibit Siklon Tropis 94W Beri Dampak Gelombang Laut di Sangihe dan Talaud

El Niño Masih Dapat Mengalami Penguatan

BMKG Pantau 1.729 Titik Panas di Sejumlah Wilayah di Indonesia

Next Post
Kecelakaan Laut Berakibat Tumpahan Minyak yang Dapat Mencemari Lingkungan

Peneliti ITS Temukan Bakteri Pengurai Polusi Minyak Bumi di Laut

Komentar tentang post

TERBARU

Kontribusi Sektor Kelautan Rendah, Profesor Riset BRIN Dorong Omnibus Law Kelautan

Bibit 94W Menguat Menjadi Depresi Tropis di Laut Filipina

Topan Super Dolphin Sedikit Melemah di Timur Laut Kepulauan Mariana Utara

Wisuda ke-62, UNG Kukuhkan 700 Lulusan

Sambut Ribuan Mahasiswa Baru UNG Perkenalkan Logo dan Maskot Simbol Kampus Berdampak

Bibit Siklon Tropis 94W Beri Dampak Gelombang Laut di Sangihe dan Talaud

AmsiNews

REKOMENDASI

Skor Kemakmuran Indonesia Tertinggi di Dunia, Melampaui Jepang, AS dan Inggris

Madidihang di Bitung dan Ambon, Baby Tuna di Manado

Kemdikbudristek Sosialisasi Program Magang Studi Independen Bersertifikat di UNG

100 Penulis Berbagi Kisah Menarik tentang Mangrove

Pangan dan Energi Jadi Masalah Global

11 Mahasiswa UNG Mengikuti KKN Kebangsaan di Kalimantan Barat

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.