Jumat, Mei 8, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Setelah Mendarat di Taiwan Belum Ada Kepastian Jalur Topan Krathon

redaksi
3 Oktober 2024
Kategori : Berita
0
Setelah Mendarat di Taiwan Belum Ada Kepastian Jalur Topan Krathon

Perkiraan trek lintasan atau jalur Topan Krathon Zoom.earth (kiri), Badan Meteorologi Jepang (tengah) dan PAGASA (kanan) sebelum dan saat mendarat di Taiwan Kamis (3/10). GAMBAR: ZOOM.EARTH, JMA, PAGASA

Darilaut – Topan (typhoon) Krathon terus melemah mendekati pendaratan di antara Kaohsiung dan Tainan, Taiwan, pada Kamis (3/10) siang atau sore ini. Setelah melakukan pendaratan, belum ada kepastian jalur sistem ini di Taiwan.

Observatorium Hong Kong mengatakan pada Rabu pukul 10.00 waktu setempat, pusat (mata) Topan Krathon sekitar 30 kilometer barat daya Kaohsiung. Diperkirakan akan bergerak ke timur laut perlahan menuju bagian selatan Taiwan.

Siklon Tropis Krathon akan bergerak melintasi Taiwan hari ini dan Jumat (4/10) selanjutnya melemah secara signifikan, kata Observatorium Hong Kong.

PAGASA (Philippine Atmospheric, Geophysical, and Astronomical Services Administration – Administrasi Layanan Atmosfer, Geofisika, dan Astronomi Filipina) memperkirakan trek lintasan akhir Krathon akan tetap berada di daratan.

Krathon dengan nama Filipina “Julian” menurut PAGASA, setelah pendaratan,  akan bergerak tidak menentu di atas Taiwan dan melemah dengan cepat karena interaksi darat.

Sementara aplikasi Zoom.earth memberikan gambaran setelah mendarat Krathon bergerak ke utara, selanjutnya ke barat dan melengkung menuju Selat Taiwan.

Prediksi Badan Meterologi Jepang (JMA) setelah mendarat Topan Krathon akan berbelok tajam kembali ke selatan Taiwan atau tetap berada di Laut Cina Selatan.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Badan Meteorologi JepangHong Kong ObservatoryJTWCKaohsiungLaut Cina SelatanPAGASATaiwanTopan Krathon
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Upwelling Telah Melemahkan Pergerakan Topan Krathon Saat Mendekati Taiwan

Next Post

Kesalahan Umum yang Dilakukan Siswa Saat Memparafrasekan Tugas

Postingan Terkait

Badai tropis Toraji Terbentuk di Laut Filipina

Badai Tropis Hagupit Berada di Utara Papua

8 Mei 2026
Krisis Iklim: Bumi Memanas

Krisis Iklim: Bumi Memanas

8 Mei 2026

Grafik Krisis Iklim: Gas Rumah Kaca

UNG Membuka Pendaftaran Mahasiswa Baru Berprestasi Tanpa Terbebani Biaya Kuliah

Badai Tropis Hagupit Terletak di Selatan Guam

Bahasa Gorontalo Mulai Tersingkir, Dosen UNG Giatkan Penyelamatan Dari Ancaman Kepunahan

Era Baru yang Berbahaya Bagi Jurnalis

Potensi Hujan di Bulan Mei

Next Post
Kesalahan Umum yang Dilakukan Siswa Saat Memparafrasekan Tugas

Kesalahan Umum yang Dilakukan Siswa Saat Memparafrasekan Tugas

TERBARU

Badai Tropis Hagupit Berada di Utara Papua

Krisis Iklim: Bumi Memanas

Grafik Krisis Iklim: Gas Rumah Kaca

UNG Membuka Pendaftaran Mahasiswa Baru Berprestasi Tanpa Terbebani Biaya Kuliah

Badai Tropis Hagupit Terletak di Selatan Guam

Bahasa Gorontalo Mulai Tersingkir, Dosen UNG Giatkan Penyelamatan Dari Ancaman Kepunahan

AmsiNews

REKOMENDASI

Fakultas Kedokteran UNG Mulai Menerapkan Presensi Digital

Sejumlah Fakultas di UNG Tahapan Pemilihan Calon Dekan

Sulawesi Utara Ujicoba Tools Inspeksi Awak Kapal Perikanan

Tuna Sirip Biru Tangkapan Nelayan Paguyaman Pantai Didaratkan di Gorontalo

9 Juta Orang Diperintahkan Dievakuasi Karena Topan Nanmadol, 800 Penerbangan Dibatalkan

Mahasiswa KKN UNG Desa Banuroja Mengolah Limbah Batang Jagung Menjadi Pupuk Organik

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.