Sabtu, Juni 20, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Setelah Mendarat di Yangjiang Topan Ragasa Mengarah ke Vietnam

redaksi
25 September 2025
Kategori : Berita
0
Setelah Mendarat di Yangjiang Topan Ragasa Mengarah ke Vietnam

Topan Super (Super Typhoon) Ragasa saat mendarat di Yangjiang Provinsi Guangdong, pada Rabu (24/9) sore. GAMBAR: ZOOM.EARTH

Di Guangdong, lebih dari 80.000 kapal penangkap ikan berlabuh dengan aman di pelabuhan untuk berlindung dari badai, dan lebih dari 12.000 pekerja maritim telah dievakuasi ke pantai.

Sebanyak 53 kapal penumpang “Ro-ro” (roll-on/roll-off) yang melintasi Selat Qiongzhou telah diarahkan ke Provinsi Hainan di Tiongkok selatan untuk menghindari dampak topan.

Larangan Kapal Beroperasi

Melansir Vietnamnews.vn, saat topan Ragasa mendekat, Departemen Pertanian dan Lingkungan Hidup Provinsi Quang Ninh telah mengeluarkan pemberitahuan penangguhan sementara izin bagi kapal untuk beroperasi di perairan setempat.

Provinsi Ninh Binh, yang terletak di ujung paling selatan Delta Sungai Merah, telah memerintahkan larangan laut.

Menurut Pusat Prakiraan Hidro-Meteorologi Nasional, topan tersebut akan memengaruhi Teluk Tonkin mulai Ravu sore.

Quang Ninh saat ini memiliki 390 kapal wisata dan restoran. Hingga Selasa sore, 300 kapal yang membawa 8.394 pengunjung telah kembali ke daratan.

Sebanyak 60 kapal pesiar malam lainnya, dengan 1.594 penumpang yang menginap di Teluk Ha Long, diperkirakan berlabuh pada Rabu.

Pasukan penjaga perbatasan provinsi telah berpacu dengan waktu untuk menerapkan langkah-langkah respons terkoordinasi, bertekad untuk meminimalkan kerusakan akibat badai sekaligus melindungi jiwa dan harta benda.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: GuangdongJTWCTopan RagasaVietnam
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Banjir Akibat Topan Ragasa Menyebabkan 124 Orang Masih Hilang di Taiwan

Next Post

Topan Super Ragasa Meninggalkan 1000 Pohon Tumbang, Banjir dan Kerusakan di Hong Kong

Postingan Terkait

KKN Kolaboratif UNG – UGM Angkat Potensi Lokal

KKN Kolaboratif UNG – UGM Angkat Potensi Lokal

20 Juni 2026
Badai Tropis Mekkhala Terbentuk di Laut Filipina

Badai Tropis Mekkhala Terbentuk di Laut Filipina

20 Juni 2026

Ratusan Rumah Terendam Banjir di Kabupaten Boalemo

Kemarau Meluas, Potensi Hujan Tetap Ada

NTT Sentra Utama Produksi Rumput Laut Nasional

UNG Perkuat Kapasitas Dosen Melalui Pendidikan Lanjutan

Gelar Pelatihan Jurnalisme Lingkungan, AMSI Perkuat Pemahaman Isu Perubahan Iklim dan Verifikasi Digital

Depresi Tropis Berkembang di Dekat Guam, Akan Menguat di Laut Filipina

Next Post
Topan Super Ragasa Meninggalkan 1000 Pohon Tumbang, Banjir dan Kerusakan di Hong Kong

Topan Super Ragasa Meninggalkan 1000 Pohon Tumbang, Banjir dan Kerusakan di Hong Kong

TERBARU

KKN Kolaboratif UNG – UGM Angkat Potensi Lokal

Badai Tropis Mekkhala Terbentuk di Laut Filipina

Ratusan Rumah Terendam Banjir di Kabupaten Boalemo

Kemarau Meluas, Potensi Hujan Tetap Ada

NTT Sentra Utama Produksi Rumput Laut Nasional

UNG Perkuat Kapasitas Dosen Melalui Pendidikan Lanjutan

AmsiNews

REKOMENDASI

Tuna Sirip Biru Berat 190 kg Terjual Rp 1 Miliar Lebih di Pingtung Taiwan

27 Negara Berkomitmen Menjalankan Sektor Bangunan Berketahanan Iklim

Siklon Tropis Alfred Terbentuk di Laut Koral Australia

Ubur-Ubur Cantik, Ada yang Penyengat

Aturan AI di Berbagai Negara

Bupati Natuna: Masuknya Nelayan China Gangguan Terhadap Kedaulatan Indonesia

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.