Selasa, Februari 10, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Eksplorasi

Ekspedisi Global Terumbu Karang di Kaledonia Baru

redaksi
15 Januari 2019
Kategori : Eksplorasi
0
Kaledonia Baru

MY (Motor Yacht) Golden Shadow yang berlabuh di pelabuhan Noumea, Kaledonia Baru. FOTO: EE AMPOU

Oleh EGHBERT ELVAN AMPOU Ph.D

KALEDONIA BARU adalah wilayah di bawah status khusus, Prancis yang terletak di barat daya Pasifik sekitar 1200 km dari Australia.

Penulis akan mengulas sedikit terkait pengalaman mengikuti ekspedisi di barrier reef New Caledonia (Kaledonia Baru). Ekspedisi ini berlangsung pada 27 Oktober – 25 November 2013.

Seperti dilansir dari situs wikipedia, sistem terumbu di Kaledonia Baru dianggap sebagai yang terbesar kedua di dunia setelah Great Barrier Reef di Australia. Karang penghalang terpanjang di dunia ini dengan panjang 1.600 km. Laguna terbesar di dunia dengan area dari 24.000 kilometer persegi.

Ekosistem ini menjadi tuan rumah bersama Fiji, dengan keragaman hayati terumbu karang 146 jenis berdasarkan sistem klasifikasi global, dan bahkan diperkirakan melampaui Great Barrier Reef yang lebih besar dalam keanekaragaman karang dan ikan.

The Living Oceans Foundation milik Pangeran Khaled Bin Sultan telah melakukan penelitian terumbu karang di Kaledonia Baru. Ini adalah bagian dari Ekspedisi Terumbu Karang Global (Global Reef Expedition).

Penelitian ini dilakukan bersamaan dengan Institut de recherche pour le développement (IRD), Prancis dan National Coral Reef Institute di Florida, USA. Hal ini merupakan kajian terintegrasi diantaranya ekosistem terumbu karang dan membuat basisdata Sistem Informasi Global yang berisi citra satelit, peta habitat, peta batimetri dan transek yang dipotret untuk mendokumentasikan ekosistem terumbu karang dan data biota laut terkait lainnya.

Halaman 1 dari 5
12...5Selanjutnya
Tags: EkspedisiKaledonia Baru
Bagikan27Tweet2KirimKirim
Previous Post

Catatan Ekspedisi di Kaledonia Baru

Next Post

KKP Beri Perhatian Keluhan Nelayan Gorontalo Soal Izin Kapal

Postingan Terkait

BRIN – OceanX Berhasil Merekam Struktur Komunitas Gunung Bawah Laut Sulawesi Utara

BRIN – OceanX Berhasil Merekam Struktur Komunitas Gunung Bawah Laut Sulawesi Utara

24 Januari 2026
Ekspedisi BRIN-OceanX, Mempelajari dan Menghormati Lautan

Ekspedisi BRIN-OceanX, Mempelajari dan Menghormati Lautan

12 September 2025

Belajar Kajian Maritim Dari Adrian Bernard Lapian

Peneliti Temukan Potensi 16 Spesies Baru di Kalimantan Tengah

200 tahun Alfred Wallace: laboratorium hidup evolusi Wallacea semakin disesaki pembangunan

BRIN Fokus Riset Laut Dalam di Wilayah Timur Indonesia

BRIN dan Chinese Academy of Sciences Kerja Sama Riset Kelautan

15 Spesies Paus Terlihat di Laut Cina Selatan

Next Post
Kapal ikan di Gorontalo

KKP Beri Perhatian Keluhan Nelayan Gorontalo Soal Izin Kapal

Komentar tentang post

TERBARU

Arlindo di Selat Lifamatola Pintu Masuk Utama Air Pasifik ke Indonesia hingga Samudra Hindia

Siklon Tropis Gezani Mendekati Pendaratan di Madagaskar

UNG Kirim Mahasiswa ke Daerah Bencana di Aceh Tamiang

Siklon Tropis Mitchell Menyusur Dekat Pantai Australia Barat Sejauh 800 km

Waspada Cuaca Ekstrem Berupa Peningkatan Curah Hujan dan Angin Kencang Hari Ini Hingga 16 Februari

Kondisi Cuaca Indonesia Dipengaruhi Dinamika Atmosfer Global dan Lokal Sepekan ke Depan

AmsiNews

REKOMENDASI

Pekerja Indonesia dari Malaysia Tiba di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang

Kajian Bahaya Tsunami Karena Letusan Gunungapi di Tengah Laut

Trans Sulawesi di Talumolo Tak Bisa Dilewati Kendaraan

Tiap Tahun Manusia Menghasilkan 62 juta Ton Sampah Elektronik

World Environment Day, Pembangunan Berkelanjutan Tak Bisa Dicapai Tanpa Perlindungan Lingkungan

Banjir Terjang Halmahera Barat, Dua Orang Meninggal

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2023 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2023 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.