“Dengan pencapaian dan prestasi yang telah diraih UNG saat ini, maka pemeringkatan di level internasional merupakan sesuatu hal yang harus dilakukan sebagai upaya UNG untuk terus bergerak maju,” ujar Hafidz.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan UNG dalam menembus pemeringkatan dunia akan memberikan dampak signifikan, tidak hanya bagi institusi tetapi juga bagi mahasiswa, dosen, dan masyarakat. Reputasi global, katanya, akan membuka peluang lebih luas dalam kolaborasi internasional, peningkatan kualitas penelitian, mobilitas akademik, hingga peningkatan daya saing lulusan di tingkat global.
Menurut Hafidz, seluruh civitas akademika harus memperkuat komitmen, konsistensi, serta semangat kolaborasi dalam menjalankan strategi internasionalisasi. Setiap unit di lingkungan kampus diharapkan mampu menyiapkan data, program, serta aktivitas akademik atau non-akademik yang relevan dengan indikator penilaian pemeringkatan global. Mulai dari output riset, sitasi ilmiah, publikasi internasional, kinerja pengabdian kepada masyarakat, inovasi, hingga pengembangan kerja sama global.
“Diharapkan seluruh civitas akademika berkontribusi optimal untuk mewujudkan target ini. Kita ingin menunjukkan bahwa peningkatan mutu serta capaian akademik yang telah diraih UNG selama ini harus ditransformasikan menjadi posisi yang terukur dalam sistem pemeringkatan dunia.”




