Hembusan angin yang merusak hingga 140 km per jam mungkin terjadi di sekitar pinggiran pantai utara Broome hingga Cape Leveque pada Selasa malam, menurut BOM, jika sistem bergerak lebih cepat dari perkiraan.
BOM mengatakan hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat menyebabkan banjir bandang mungkin terjadi di area Broome hingga Pulau Cockatoo, termasuk Derby mulai Selasa.
Sistem kategori 1 tersebut dengan jarak 480 km dari Pulau Sumba atau 654 km Kupang, NTT atau 465 km barat laut Broome, Australia Barat.
Hayley telah bergerak ke selatan dengan kecepatan 9 km per jam (5 knot) selama 6 jam terakhir. Tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 4,3 meter (14 kaki), kata Joint Typhoon Warning Center (JTWC) atau Pusat Peringatan Topan Gabungan (JTWC).
JTWC memperkirakan Hayley akan bergerak ke tenggara, selama 24 jam ke depan. Selanjutnya, dalam waktu sekitar 24 jam, Hayley diperkirakan akan berbelok ke timur.
Pendaratan di ujung semenanjung Dampier diperkirakan akan terjadi dalam 36 hingga 48 jam dengan pendaratan akhir setelah 2 hari, kata JTWC.
Setelah pendaratan akhir, Hayley diperkirakan akan terus bergerak ke timur.




