studi lapangan di Indonesia dengan menggunakan SCUBA dan video untuk merekam perilaku sotong flamboyan dalam kondisi alami.
Tim peneliti memiliki rekaman video yang menunjukkan bahwa sotong flamboyan ini bisa tampak seperti batu. Momen lain yang terekam adalah ketika spesies ini kawin.
Studi ini juga menguraikan bila muncul jantan lain atau cinta segitiga.
Sotong flamboyan jantan, ketika ingin menarik perhatian betina, akan mengeluarkan dan memamerkan warnanya sambil menggerakkan garis-garis mantel.
Dalam kondisi seperti ini, saat jantan ingin memberi kesan tertentu kepada betina, bahaya bisa saja mengancam. Seperti ada pemangsa yang tiba-tiba muncul dan menyerang sotong flamboyan jantan.
Dalam studi ini juga menguraikan sotong jantan yang ingin memberi kesan pada betina, kemudian diserang oleh scorpionfish.
Perilaku sotong flamboyan betina, tidak selalu memberi kesan dengan setiap rayuan jantan. Studi ini mencatat dari 108 gerakan berciuman, hanya 20 yang mengarah ke perkawinan.
Sumber: Sciencetimes.com dan Sciencedirect.com





Komentar tentang post