Minggu, Maret 15, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Spesies Baru, Peneliti Singapura dan Jepang Identifikasi Kepiting Xanthid yang Unik

redaksi
24 Juni 2021
Kategori : Berita, Biota Eksotis
0
Spesies Baru, Peneliti Singapura dan Jepang Identifikasi Kepiting Xanthid yang Unik

Mabui calculus (dilingkari) dan substrat tempat kepiting ditemukan. FOTO: National University of Singapore/PHYS.ORG

Darilaut – Tim peneliti dari National University of Singapore (NUS) dan University of the Ryukyus baru-baru ini mengidentifikasi dan mendeskripsikan genus dan spesies baru kepiting xanthid. Kepiting aneh ini ditemukan di Pulau Okinawa, Kepulauan Ryukyu, Jepang.

Melansir Phys.org, kepiting yang diberi nama Mabui calculus tersebut, unik di antara 7.800 spesies kepiting yang diketahui memiliki struktur reproduksi jantan dan betina yang sangat asimetris.

Ahli krustasea terkemuka dunia dan Kepala Museum Sejarah Alam Lee Kong Chian di NUS, Profesor Peter Ng, mengatakan, kepiting jantan memiliki sepasang bagian reproduksi yang disebut gonopoda, sedangkan betina memiliki sepasang vulva.

Semua kepiting kawin dalam ‘posisi misionaris’, jadi gonopoda memompa sperma ke betina untuk pembuahan internal telur. Menurut Prof Peter Ng, ini adalah ortodoksi yang diterima sampai penemuan kepiting kecil Jepang yang telah berevolusi dengan sangat berbeda.

Para peneliti pertama kali melihat kepiting xanthoid kecil yang tidak mencolok ini—yang lebarnya sekitar 6 milimeter—lebih dari satu dekade lalu di zona selancar berenergi tinggi di Okinawa, Jepang.

Menurut Prof Peter Ng, tim peneliti melihat lebih dekat dan menemukan kepiting jantan dan betina memiliki gonopoda yang sangat asimetris. Evolusi asimetris bagian reproduksi belum diketahui oada kepiting apa pun. Hal ini yang menakjubkan di alam.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: JepangKepitingMabui calculusSingapura
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Pelabuhan Anggrek Gorontalo Memiliki Konektivitas Dengan Negara Timur Jauh

Next Post

Konten Lokal Media Siber Sangat Dibutuhkan Masyarakat

Postingan Terkait

Perkuat Ekosistem Riset BRIN Buka Pendaftaran Beasiswa Doctor by Research

Perkuat Ekosistem Riset BRIN Buka Pendaftaran Beasiswa Doctor by Research

15 Maret 2026
UNEP Buka Pendaftaran Champions of the Earth 2024, Penghargaan Lingkungan Hidup Tertinggi PBB

UNEP: Konflik Timur Tengah Menyebabkan Kerusakan Lingkungan yang Meluas

15 Maret 2026

55 Paus Pilot Sirip Pendek Terdampar di Pantai Rote Ndao, 34 Selamat

Krisis Timur Tengah, PBB:  Akses Makanan, Air dan Pendidikan Terganggu

Sekjen PBB Mengutuk Eskalasi Militer di Timur Tengah

Waspada Kondisi Cuaca Saat Mudik Lebaran

Komite Menghapus 8 Nama Topan Karena Menimbulkan Kerusakan Parah

Topan Makin Intensif, Ancam Jutaan Orang Tiap Tahun

Next Post
Konten Lokal Media Siber Sangat Dibutuhkan Masyarakat

Konten Lokal Media Siber Sangat Dibutuhkan Masyarakat

Komentar tentang post

TERBARU

Perkuat Ekosistem Riset BRIN Buka Pendaftaran Beasiswa Doctor by Research

UNEP: Konflik Timur Tengah Menyebabkan Kerusakan Lingkungan yang Meluas

55 Paus Pilot Sirip Pendek Terdampar di Pantai Rote Ndao, 34 Selamat

Krisis Timur Tengah, PBB:  Akses Makanan, Air dan Pendidikan Terganggu

Sekjen PBB Mengutuk Eskalasi Militer di Timur Tengah

Waspada Kondisi Cuaca Saat Mudik Lebaran

AmsiNews

REKOMENDASI

Cegah Virus Corona, ITS Ciptakan 3 Alat Ini

Pulau Jawa Sentra Komoditas Rajungan Terbesar di Indonesia

Jepang Mengintegrasikan Penggunaan AI untuk Meningkatkan Produktivitas Kerja

KKP Kembangkan Program Adopsi Karang dan Pulau

UNG Raih Predikat Unggul SIMKATMAWA 2025, Bukti Tata Kelola Kemahasiswaan Berjalan Optimal

Dharma Wanita Persatuan UNG Rayakan HUT ke-26 dan Hari Ibu

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.