Jumat, Oktober 23, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Spesies Baru, Peneliti Singapura dan Jepang Identifikasi Kepiting Xanthid yang Unik

redaksi
24 Juni 2021
Kategori : Berita, Biota Eksotis
0
Spesies Baru, Peneliti Singapura dan Jepang Identifikasi Kepiting Xanthid yang Unik

Mabui calculus (dilingkari) dan substrat tempat kepiting ditemukan. FOTO: National University of Singapore/PHYS.ORG

Darilaut – Tim peneliti dari National University of Singapore (NUS) dan University of the Ryukyus baru-baru ini mengidentifikasi dan mendeskripsikan genus dan spesies baru kepiting xanthid. Kepiting aneh ini ditemukan di Pulau Okinawa, Kepulauan Ryukyu, Jepang.

Melansir Phys.org, kepiting yang diberi nama Mabui calculus tersebut, unik di antara 7.800 spesies kepiting yang diketahui memiliki struktur reproduksi jantan dan betina yang sangat asimetris.

Ahli krustasea terkemuka dunia dan Kepala Museum Sejarah Alam Lee Kong Chian di NUS, Profesor Peter Ng, mengatakan, kepiting jantan memiliki sepasang bagian reproduksi yang disebut gonopoda, sedangkan betina memiliki sepasang vulva.

Semua kepiting kawin dalam ‘posisi misionaris’, jadi gonopoda memompa sperma ke betina untuk pembuahan internal telur. Menurut Prof Peter Ng, ini adalah ortodoksi yang diterima sampai penemuan kepiting kecil Jepang yang telah berevolusi dengan sangat berbeda.

Para peneliti pertama kali melihat kepiting xanthoid kecil yang tidak mencolok ini—yang lebarnya sekitar 6 milimeter—lebih dari satu dekade lalu di zona selancar berenergi tinggi di Okinawa, Jepang.

Menurut Prof Peter Ng, tim peneliti melihat lebih dekat dan menemukan kepiting jantan dan betina memiliki gonopoda yang sangat asimetris. Evolusi asimetris bagian reproduksi belum diketahui oada kepiting apa pun. Hal ini yang menakjubkan di alam.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: JepangKepitingMabui calculusSingapura
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Pelabuhan Anggrek Gorontalo Memiliki Konektivitas Dengan Negara Timur Jauh

Next Post

Konten Lokal Media Siber Sangat Dibutuhkan Masyarakat

Postingan Terkait

Titik Panas Kalteng Terbanyak, Kualitas Udara Palangkaraya Kategori Berbahaya

Kualitas Udara Palangkaraya Masih Kategori Berbahaya, Termasuk Lore Lindu di Sulawesi Tengah

23 Oktober 2026
Topan Super Champi Sedikit Melemah di Timur Taiwan

Topan Super Champi Sedikit Melemah di Timur Taiwan

23 Oktober 2026

Super Typhoon Champi Weakens East of Taiwan

Copernicus Marine Catat Topan Super Champi Memiliki Kecepatan Angin Terkuat di Dunia Tahun 2026

Etika Profesi dan Pengabdian Komitmen Lulusan Kedokteran UNG

Partisipan 46 Negara Dibekali Kesiapsiagaan Menghadapi El Niño

5 Daerah di Provinsi Gorontalo Kategori Awas Kekeringan

Gagas Restorasi Padang Lamun di Teluk Tomini Mahasiwa FMIPA UNG Juara 3 Lomba Esai Nasional

Next Post
Konten Lokal Media Siber Sangat Dibutuhkan Masyarakat

Konten Lokal Media Siber Sangat Dibutuhkan Masyarakat

Komentar tentang post

TERBARU

Kualitas Udara Palangkaraya Masih Kategori Berbahaya, Termasuk Lore Lindu di Sulawesi Tengah

Topan Super Champi Sedikit Melemah di Timur Taiwan

Super Typhoon Champi Weakens East of Taiwan

Copernicus Marine Catat Topan Super Champi Memiliki Kecepatan Angin Terkuat di Dunia Tahun 2026

Etika Profesi dan Pengabdian Komitmen Lulusan Kedokteran UNG

Partisipan 46 Negara Dibekali Kesiapsiagaan Menghadapi El Niño

AmsiNews

REKOMENDASI

Rehabilitasi 6.000 Fragmen Karang di Pulau Samalona

Jaga Kekebalan Tubuh Untuk Kurangi Risiko Covid-19

Hari Ini Pembukaan KTT Perubahan Iklim COP28 di Dubai

Nelayan Hilang di Teluk Jakarta Ditemukan Meninggal Dunia

Verifikasi Identitas Kapal Penangkap Paus yang Tenggelam Tahun 1836

Sisi Lain Penyelamatan Paus Bryde di Ujungmanik, Cilacap

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.