Minggu, September 6, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Spesies Baru, Peneliti Singapura dan Jepang Identifikasi Kepiting Xanthid yang Unik

redaksi
24 Juni 2021
Kategori : Berita, Biota Eksotis
0
Spesies Baru, Peneliti Singapura dan Jepang Identifikasi Kepiting Xanthid yang Unik

Mabui calculus (dilingkari) dan substrat tempat kepiting ditemukan. FOTO: National University of Singapore/PHYS.ORG

Tim peneliti mengumpulkan lebih dari 50 spesimen, termasuk betina dengan telur, untuk melakukan penelitian lebih lanjut.

Para ilmuwan membutuhkan studi selama satu dekade, membandingkan dan menguraikan kepiting ini kemudian memberi nama Mabui calculus.

Associate Professor Tohru Naruse dari Tropical Biosphere Research Center, Stasiun Iriomote, Universitas Ryukyus mengatakan dalam dialek Okinawa ‘Mabui’ berarti jiwa. Dalam cerita rakyat setempat ketika orang sangat terkejut, mereka ‘menjatuhkan Mabui mereka.’

Ini persis menggambarkan perasaan tim peneliti ketika pertama kali menemukan kepiting kecil yang menarik ini. Tim peneliti menyadari bahwa hewan ini bukan anomali, mutasi atau keanehan alam. Hal ini nyata dan alami.

Tim peneliti mempublikasikan temuan mereka di Journal of Crustacean Biology pada 11 Juni 2021.

Kepiting xanthid terbesar dapat tumbuh hingga 18 cm melintasi karapas atau cangkang, sementara Mabui termasuk yang terkecil.

Xanthid adalah salah satu keluarga kepiting yang paling kaya spesies dan ditemukan di seluruh dunia, tetapi paling beragam di daerah tropis.

Xanthid muncul dari habitat intertidal ke laut hingga kedalaman sekitar 1.200 meter dan merupakan salah satu kelompok kepiting paling sukses di planet ini dengan berbagai adaptasi.

Halaman 2 dari 2
Sebelumnya12
Tags: JepangKepitingMabui calculusSingapura
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Pelabuhan Anggrek Gorontalo Memiliki Konektivitas Dengan Negara Timur Jauh

Next Post

Konten Lokal Media Siber Sangat Dibutuhkan Masyarakat

Postingan Terkait

150 Ribu Penumpang dan 467 Penerbangan Terdampak Akibat Letusan Gunung Anak Krakatau, 8 Bandara Ditutup

150 Ribu Penumpang dan 467 Penerbangan Terdampak Akibat Letusan Gunung Anak Krakatau, 8 Bandara Ditutup

6 September 2026
4 Bandara Ditutup Akibat Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

4 Bandara Ditutup Akibat Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

6 September 2026

BRIN Perkenalkan Sistem Deteksi Dini Karhutla Indonesia

Dentuman Gunung Anak Krakatau

Peneliti UNG Riset Kulit Jeruk Nipis Berpotensi Jadi Terapi Alami

Aroma Terapi Dari Minyak Atsiri Kulit Jeruk Nipis Dapat Redakan Kecemasan Ibu Hamil

Hurikan Lowell Mendekati Kepulauan Hawaii Sebagai Badai Kategori 4

Letusan Gunung Ibu Tercatat Sebanyak 1486 Kali

Next Post
Konten Lokal Media Siber Sangat Dibutuhkan Masyarakat

Konten Lokal Media Siber Sangat Dibutuhkan Masyarakat

Komentar tentang post

TERBARU

150 Ribu Penumpang dan 467 Penerbangan Terdampak Akibat Letusan Gunung Anak Krakatau, 8 Bandara Ditutup

4 Bandara Ditutup Akibat Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

BRIN Perkenalkan Sistem Deteksi Dini Karhutla Indonesia

Dentuman Gunung Anak Krakatau

Peneliti UNG Riset Kulit Jeruk Nipis Berpotensi Jadi Terapi Alami

Aroma Terapi Dari Minyak Atsiri Kulit Jeruk Nipis Dapat Redakan Kecemasan Ibu Hamil

AmsiNews

REKOMENDASI

Guncangan Gempa Bikin Warga di Pesisir Mamuju Tengah Panik

Topan Bulan September Merusak Ratusan Ribu Rumah di Filipina, Taiwan dan Vietnam: 121 Orang Tewas dan Hilang

KM Bahari Indonesia Terbakar, Basarnas Kerahkan Kapal ke Lokasi Kejadian

Program Studi Sarjana Budidaya Perairan Fakultas Kelautan UNG Akreditasi Unggul

AMSI Kaltim yang Pertama Deklarasi Pembentukan Secara Virtual

Gempa Darat Susulan Masih Terus Mengguncang Palu dan Sigi

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.