Selasa, Oktober 13, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

SS-1, Satelit Buatan Mahasiswa Indonesia Akan Diluncurkan Oktober 2022

redaksi
25 Juni 2022
Kategori : Berita
0
SS-1, Satelit Nano Buatan Indonesia Siap Mengorbit

Surya Satellite-1. FOTO: BRIN

“Jepang ini memiliki persyaratan yang bisa dibilang lebih rumit dibandingkan negara-negara peluncur lainnya,” kata Hery.

Hery menjelaskan Surya Satellite-1 termasuk jenis satelit nano atau cubesat. Secara sederhana satelit ini adalah satelit yang beratnya kurang dari 10 kilogram. Namun masih banyak kriteria lain yang harus dipenuhi agar satelit masuk dalam jenis satelit ini.

Satelit ini diperkirakan akan melintasi wilayah Indonesia 4-5 kali sehari, dan akan mengorbit pada ketinggian 400-420 kilometer di atas permukaan bumi dengan inklinasi 51,7 derajat.

“Misi SS-1 ialah Automatic Packet Reporting System yang berfungsi sebagai media komunikasi via satelit dalam bentuk teks singkat. Teknologi ini dapat dikembangkan untuk mitigasi bencana, pemantauan jarak jauh, serta komunikasi darurat,” kata Hery.

Kepala Pusat Riset Teknologi Satelit BRIN, Wahyudi Hasbi berharap pengembangan Surya Satellite-1 ini dapat memberikan motivasi bagi pengembangan satelit di perguruan tinggi Indonesia. Sekaligus menunjukkan kemampuan sumber daya manusia Indonesia dalam pengembangan teknologi luar angkasa.

“Pusat Riset Teknologi Satelit BRIN dengan kemampuan, pengalaman dan fasilitas pengembangan riset satelit selama lebih dari 15 tahun, akan selalu mendukung dan menjadi enabler program pengembangan satelit di Indonesia baik yang dikembangkan perguruan tinggi, startup maupun kalangan swasta,” ujarnya.

Halaman 4 dari 4
Sebelumnya1...34
Tags: BRINMitigasi BencanaSatelitSatelit NanoSurya Satellite-1Surya University
Bagikan12Tweet2KirimKirim
Previous Post

Banjir dan Longsor, Satu Warga Kabupaten Bogor Meninggal Dunia

Next Post

Korban Tanah Longsor di Kabupaten Bogor Ditemukan Meninggal Dunia

Postingan Terkait

Gempa Darat Magnitudo 5,7 Guncang Pohuwato

Gempa Darat Pohuwato M 5,7 Mekanisme Pergerakan Naik

12 Oktober 2026
Gempa Darat Magnitudo 5,7 Guncang Pohuwato

Gempa Darat Pohuwato M 5,7 Dirasakan III-IV MMI di Buol dan Tolitoli

12 Oktober 2026

Gempa Darat Magnitudo 5,7 Guncang Pohuwato

Kamboja Memiliki Risiko Tinggi Mengalami Kekeringan Parah Selama Siklus El Niño

Kekeringan Akibat El Niño Menghantam Kamboja

Inflasi Provinsi Gorontalo September 2026 Naik Menjadi 5,46 Persen

Banjir Merendam Aceh Tenggara, Gayo Lues dan Kota Padang

Topan Koguma Pertahankan Kekuatan di Timur Tenggara Kepulauan Ogasawara Jepang

Next Post
Korban Tanah Longsor di Kabupaten Bogor Ditemukan Meninggal Dunia

Korban Tanah Longsor di Kabupaten Bogor Ditemukan Meninggal Dunia

Komentar tentang post

TERBARU

Mengapa Belajar Bahasa Inggris Terasa Melelahkan?

Gempa Darat Pohuwato M 5,7 Mekanisme Pergerakan Naik

Gempa Darat Pohuwato M 5,7 Dirasakan III-IV MMI di Buol dan Tolitoli

Gempa Darat Magnitudo 5,7 Guncang Pohuwato

Kamboja Memiliki Risiko Tinggi Mengalami Kekeringan Parah Selama Siklus El Niño

Kekeringan Akibat El Niño Menghantam Kamboja

AmsiNews

REKOMENDASI

Kasus Virus Corona Dunia Tembus 10 Juta Orang

Panas Laut dan El Niño Mungkin Bikin Penyu Lekang Pertama Kali Bertelur di Pantai California

Kemenhub Patroli Menara Suar Pulau Iyu Kecil di Selat Malaka

Bibit 92W di Samudra Pasifik Mengarah ke Filipina

Sebanyak 38.931 Unit Kapal Ikan Dibawah GT 7 Teridentifikasi

Topan Bavi Menghantam Taiwan, 87 orang terluka dan 14.000 Dievakuasi, 1.456 Pohon Tumbang

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.