Jumat, Oktober 23, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

SS-1, Satelit Nano Karya Mahasiswa Indonesia Mengorbit di Antariksa

redaksi
9 Januari 2023
Kategori : Berita
0
SS-1, Satelit Nano Karya Mahasiswa Indonesia Mengorbit di Antariksa

Surya Satellite-1 (SS-1) mengorbit di antariksa. FOTO: LAPAN.GO.ID

Handoko menjelaskan bahwa BRIN mendorong dan mendukung pengembangan satelit nano lainnya dari pihak industri maupun universitas, dengan berbagai kebutuhan di antaranya seperti komunikasi radio dan internet of things (IoT), bahkan penginderaan jauh.

Proyek SS-1 diinisiasi oleh teknisi muda Indonesia dari Surya University yaitu Hery Steven Mindarno, Setra Yoman Prahyang, M. Zulfa Dhiyaulfaq, Suhandinata, Afiq Herdika Sulistya, Roberto Gunawan, dan Correy Ananta Adhilaksma.

Proyek kolaborasi dengan Organisasi Radio Amatir Indonesia (ORARI) ini didukung penuh oleh BRIN melalui Pusat Riset Teknologi Satelit (dahulunya disebut Pusat Teknologi Satelit LAPAN) berupa bimbingan ahli satelit dimulai dari tahap desain, manufaktur, perangkaian, hingga pengujian satelit.

Selanjutnya juga dukungan kolaborasi multi-pihak bersama PT Pasifik Satelit Nusantara, PT Pudak Scientific, serta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo).

SS-1 merupakan satelt nano atau cubesat dengan dimensi 10 x 10 x 11,35 cm, Bobot beratnya sebesar 1 hingga 1,3 kg.

Setelah berhasil dilepaskan, SS-1 akan beroperasi di ketinggian 400-420 km di atas permukaan Bumi dengan sudut inklinasi 51,7 derajat.

Satelit nano tersebut memiliki misi utama berupa Automatic Package Radio System (APRS) untuk kebutuhan radio amatir dan juga dapat difungsikan untuk komunikasi dan deteksi kebencanaan.

Halaman 2 dari 2
Sebelumnya12
Tags: AntariksaBRINMitigasi BencanaSatelitSatelit NanoSurya Satellite-1Surya University
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Tuna Sirip Biru 212 Kilogram Terjual Rp 4 Miliar

Next Post

SS-1 Menjadi Tonggak Penting Penelitian Luar Angkasa Indonesia

Postingan Terkait

Titik Panas Kalteng Terbanyak, Kualitas Udara Palangkaraya Kategori Berbahaya

Kualitas Udara Palangkaraya Masih Kategori Berbahaya, Termasuk Lore Lindu di Sulawesi Tengah

23 Oktober 2026
Topan Super Champi Sedikit Melemah di Timur Taiwan

Topan Super Champi Sedikit Melemah di Timur Taiwan

23 Oktober 2026

Super Typhoon Champi Weakens East of Taiwan

Copernicus Marine Catat Topan Super Champi Memiliki Kecepatan Angin Terkuat di Dunia Tahun 2026

Etika Profesi dan Pengabdian Komitmen Lulusan Kedokteran UNG

Partisipan 46 Negara Dibekali Kesiapsiagaan Menghadapi El Niño

5 Daerah di Provinsi Gorontalo Kategori Awas Kekeringan

Gagas Restorasi Padang Lamun di Teluk Tomini Mahasiwa FMIPA UNG Juara 3 Lomba Esai Nasional

Next Post
SS-1, Satelit Nano Buatan Indonesia Siap Mengorbit

SS-1 Menjadi Tonggak Penting Penelitian Luar Angkasa Indonesia

Komentar tentang post

TERBARU

Kualitas Udara Palangkaraya Masih Kategori Berbahaya, Termasuk Lore Lindu di Sulawesi Tengah

Topan Super Champi Sedikit Melemah di Timur Taiwan

Super Typhoon Champi Weakens East of Taiwan

Copernicus Marine Catat Topan Super Champi Memiliki Kecepatan Angin Terkuat di Dunia Tahun 2026

Etika Profesi dan Pengabdian Komitmen Lulusan Kedokteran UNG

Partisipan 46 Negara Dibekali Kesiapsiagaan Menghadapi El Niño

AmsiNews

REKOMENDASI

Selama Tahun 2026 Kematian Migran Meningkat

Januari – Juli 2024, Uji laboratorium 3.919 Sampel di Gorontalo Negatif Antraks

Indonesia Penuhi Target Konservasi Laut 20 Juta Hektare

Filipina, Indonesia dan Australia Bersiap Menghadapi El Niño

Foto: Penenggelaman Kapal Illegal Fishing di Bitung

Banggai Cardinal Fish, Ikan Hias dengan Kisaran yang Terbatas

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.