Sabtu, Mei 16, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Tanah Longsor Mengubur 2.000 Orang di Papua Nugini

redaksi
28 Mei 2024
Kategori : Berita
0
Tanah Longsor Mengubur 2.000 Orang di Papua Nugini

Upaya pencarian penduduk di antara puing-puing tanah longsor di Desa Yambali di dataran tinggi Papua Nugini, Senin 27 Mei 2024. FOTO: Mohamud Omer/International Organization for Migration/AP

Darilaut – Peristiwa tanah longsor telah mengubur 2.000 orang dalam keadaan hidup di Provinsi Enga, Papua Nugini, negara yang terletak di timur Pulau Papua.

The Associated Press melaporkan telah melihat surat kepada koordinator residen Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Minggu (26/5), penjabat Direktur Pusat Bencana Nasional Papua Nugini, Luseta Laso Mana, mengatakan tanah longsor “mengubur lebih dari 2.000 orang hidup-hidup” dan menyebabkan “kehancuran besar” di desa Yambali, Provinsi Enga.

Desa yang berpenduduk sedikitnya 4.000 jiwa ini, namun diyakini jauh lebih besar, berada di kawasan pegunungan dan hutan. Lokasinya terletak di sepanjang jalan raya berkelok-kelok menuju kota Porgera dan sebuah tambang emas yang telah menghasilkan miliaran dolar, namun personel keamanannya telah dituduh melakukan pelanggaran oleh kelompok hak asasi manusia.

Jalan raya tertutup tanah longsor, sehingga memotong Porgera dan desa-desa lain setelah Yambali dari ibu kota Provinsi Wabag, sekitar 60 kilometer (35 mil) dari lokasi bencana.

Perkiraan jumlah korban sangat bervariasi sejak bencana terjadi, dan tidak jelas bagaimana para pejabat dapat mengetahui jumlah orang yang terkena dampak.

Pada Jumat (24/5) pekan lalu, saat dini hari ketika warga desa Yambali sedang terlelap tidur, sisi gunung runtuh.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: International Organization for MigrationIOMPapua NuginiPBBTanah Longsor
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

615 Anggota PPS Kabupaten Gorontalo Mendapat Orientasi Tugas Pilkada 2024

Next Post

Tanah Longsor di Papua Barat, Dua Orang Meninggal Dunia

Postingan Terkait

Ancaman Sampah Laut: Perubahan Perilaku dan Penyakit Aneh

Mikroplastik dan Nanoplastik, Ilmuwan Telah Mendeteksi dalam Darah Manusia dan Paru-Paru

15 Mei 2026
Perjuangan Melawan Perubahan Iklim

Perjuangan Melawan Perubahan Iklim

15 Mei 2026

Potensi Hujan di Masa Peralihan ke Musim Kemarau

Mahasiswa Fakultas Kelautan UNG Bahas Transplantasi Terumbu Karang dan Konservasi Laut

Kontak Erat Kasus Hantavirus di DKI Jakarta Dipantau Secara Ketat 14 Hari

Karakteristik Penyebaran Hantavirus Berbeda dengan Influenza dan COVID-19

Mengenal Hantavirus, Kelompok Virus Zoonotik yang Ditularkan Hewan Pengerat Seperti Tikus Liar

Penumpang Kapal yang Terkena Hantavirus Menjalani Karantina 42 Hari

Next Post
Tanah Longsor di Papua Barat, Dua Orang Meninggal Dunia

Tanah Longsor di Papua Barat, Dua Orang Meninggal Dunia

TERBARU

Mikroplastik dan Nanoplastik, Ilmuwan Telah Mendeteksi dalam Darah Manusia dan Paru-Paru

Perjuangan Melawan Perubahan Iklim

Potensi Hujan di Masa Peralihan ke Musim Kemarau

Mahasiswa Fakultas Kelautan UNG Bahas Transplantasi Terumbu Karang dan Konservasi Laut

Kontak Erat Kasus Hantavirus di DKI Jakarta Dipantau Secara Ketat 14 Hari

Karakteristik Penyebaran Hantavirus Berbeda dengan Influenza dan COVID-19

AmsiNews

REKOMENDASI

Gempa Laut Maluku M7,6: BMKG Akan Turunkan Tim Ahli Untuk Pemetaan Sebaran Kerusakan

KPLP Gelar Operasi Penggunaan Ais Kelas A dan B

960.494 Penumpang Gunakan Kapal Laut untuk Mudik Lebaran

Siklon Tropis Kong-rey Menguat Menjadi Badai Tropis Parah di Laut Filipina

Hari ini, KKP Tangkap 3 Kapal Ikan Filipina di Utara Sulawesi

40 Penyelam Thailand Mengangkat Jaring Hantu di Terumbu Karang yang Memutih

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.