Ini akan memungkinkan lebih banyak orang untuk merasakan penggunaan layanan cangkir yang dapat digunakan kembali saat membeli minuman ke masa depan.
Program penyewaan cangkir yang diluncurkan tahun lalu oleh Kementerian Lingkungan Hidup menargetkan toko serba ada dan rantai makanan cepat saji memungkinkan orang untuk meminjam cangkir yang dapat digunakan kembali dari kios di lokasi yang berpartisipasi.
Orang-orang dapat mengembalikan cangkir ke kios mana pun untuk dibersihkan setelah mereka selesai menggunakannya dalam waktu tiga hari.
Menurut Kementerian, subsidi berkisar dari NT$300.000 (US$9.129) hingga NT$3 juta per operator, tergantung pada jumlah lokasi yang berpartisipasi.
Sebanyak 1.763 toko serba ada dan rantai makanan cepat saji di seluruh negeri berpartisipasi dalam program untuk menyediakan sekitar 198.000 cangkir yang dapat digunakan kembali untuk dipinjam pada tahun 2023.
Sementara itu, Kementerian juga merilis pedoman layanan yang mengatur bahan, pelabelan, daur ulang, pembersihan dan inspeksi untuk cangkir sewaan.




