Mengutip NHK, rekaman pada hari Minggu di utara Enga menunjukkan masyarakat setempat hanya menggunakan sekop dan tongkat untuk menemukan orang hilang. Alat berat belum tiba.
Kepala Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM), mengatakan bahwa komunitas sekitar 600 kilometer barat laut ibu kota, Port Moresby, terkubur di bawah tanah sedalam 6 hingga 8 meter.
Risiko tanah longsor lebih lanjut dan serangkaian konflik suku mempersulit upaya penyelamatan.
Negara tetangganya, Australia, sedang mempertimbangkan bantuan apa yang dapat diberikannya sebagai tanggapan atas seruan negara Pasifik tersebut untuk meminta bantuan dari komunitas internasional.
Sumber: Apnews.com, Aljazeera.com dan Nhk.or.jp




