Selasa, Oktober 27, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Taring Babirusa Jantan yang Menjadi “Tanduk”

redaksi
11 September 2021
Kategori : Berita, Konservasi
0
Ini Keunikan Babirusa

Babirusa sulawesi/Sulawesi Babirusa (Babyrousa celebensis) di kawasan Suaka Margasatwa Nantu, Gorontalo. FOTO: VERRIANTO MADJOWA/DARILAUT.ID

Mustari mengatakan babirusa hidup dalam kawanan atau kelompok karena babirusa biasa hidup dalam kelompok kecil dengan seekor betina sebagai pemimpinnya (matriarchal group).

“Kelompok babirusa memiliki ikatan yang kuat sehingga mampu mempertahankan diri dari predator. Sebaliknya, babirusa jantan dewasa biasanya hidup soliter dan bergabung dengan betina dewasa pada musim kawin, ” katanya.

Pengamat dapat mengenali babirusa dari suara yang dikeluarkan karena apabila berjalan dalam kelompok, babirusa sering mengeluarkan suara yang teratur dan berbalasan, kecil dan panjang, yakni suirii.……… suuuuuiiiriiii.

Peluang terbaik untuk bertemu babirusa adalah dengan mengamati di tempat sumber air minum atau tempat berkubang yang biasa dikunjungi oleh babirusa pada musim panas. Kebiasaan berkubang ini, sebutnya, dimaksudkan untuk mendapat mineral ataupun binatang-binatang kecil (larva, cacing atau ulat) sebagai sumber protein hewani.

Babirusa kerap menggesekkan badannya pada pangkal batang pohon setelah berkubang. Hal tersebut kemungkinan dilakukan untuk mengurangi ketebalan lumpur pada tubuh atau untuk menghilangkan kutu yang dirasa mengganggu.

Menurut Mustari terdapat empat spesies babirusa yang ditemui di Indonesia, tiga di antaranya masih hidup sampai saat ini dan satu spesies telah punah.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: Abdul Haris MustariBabirusaBabirusa MalukuBabirusa TogeanIPB University
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Kapal Perikanan KM Setia Abadi-02 Terbakar di Samudera Hindia

Next Post

Kongres IUCN Ditutup dengan Seruan Pemulihan Pascapandemi Berbasis Alam

Postingan Terkait

Suhu Permukaan Seluruh Daratan Dunia November 2026 – Januari 2027

El Niño yang Kuat Tidak Harus Berujung Bencana Kemanusiaan

27 Oktober 2026
Sinyal Curah Hujan November 2026 – Januari 2027

Sinyal Curah Hujan November 2026 – Januari 2027

26 Oktober 2026

Suhu Permukaan Seluruh Daratan Dunia November 2026 – Januari 2027

Menuju Kondisi El Niño yang Lebih Kuat Desember 2026

Tropical Storm In-fa Intensifies into a Typhoon near the Marshall Islands in the Western Pacific

Kreativitas Mahasiswa KKN UNG Olah Pangan Lokal Biji Teratai

Miliaran Orang Terganggu Kehidupannya Akibat Hilangnya Keanekaragaman Hayati

Badai Tropis In-fa Menguat Menjadi Topan di Samudra Pasifik Barat

Next Post
Kongres IUCN Ditutup dengan Seruan Pemulihan Pascapandemi Berbasis Alam

Kongres IUCN Ditutup dengan Seruan Pemulihan Pascapandemi Berbasis Alam

Komentar tentang post

TERBARU

El Niño yang Kuat Tidak Harus Berujung Bencana Kemanusiaan

Sinyal Curah Hujan November 2026 – Januari 2027

Suhu Permukaan Seluruh Daratan Dunia November 2026 – Januari 2027

Menuju Kondisi El Niño yang Lebih Kuat Desember 2026

Tropical Storm In-fa Intensifies into a Typhoon near the Marshall Islands in the Western Pacific

Kreativitas Mahasiswa KKN UNG Olah Pangan Lokal Biji Teratai

AmsiNews

REKOMENDASI

Lebih Dari 56 Ribu Rumah Rusak Akibat Gempa Cianjur

Ujaran Kebencian, PBB: Generasi Muda Paling Terkena Dampak

Gelombang Kelvin di Pasifik Khatulistiwa Bagai Detak Jantung El Niño

Prof. Eduart: Perbaiki Sistem Pendidikan Secara Transparan dan Akuntabel

Prodi Ilmu Kelautan UNG Terakreditasi Baik Hingga 2031

Paus Orca di Olele Gorontalo Jenis Kelamin Jantan dan Betina

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.