Jumat, Juni 19, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Teknologi Menanam Bawang Merah di Pesisir

redaksi
19 Juni 2026
Kategori : Berita
0
Teknologi Menanam Bawang Merah di Pesisir

Bawang merah. FOTO: DARILAUT.ID

Workshop ini merupakan bagian dari kerja sama penelitian yang didukung Australian Centre for International Agricultural Research (ACIAR), dengan melibatkan BRIN, Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian Kementerian Pertanian, Institut Pertanian Bogor (IPB), serta Universitas Gadjah Mada (UGM).

Manajer ACIAR Indonesia, Teddy Kristedi, mengatakan bahwa kerja sama penelitian pertanian antara Indonesia dan Australia telah berlangsung sejak 1982.

Indonesia merupakan mitra strategis dalam pengembangan inovasi pertanian di kawasan Indo-Pasifik. Melalui penelitian, pengembangan kapasitas, dan pertukaran pengetahuan, kami ingin memperkuat kemampuan institusi sekaligus menghasilkan solusi yang dapat diterapkan secara luas, kata Teddy.

Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Kementerian Pertanian, Muhammad Agung Sunusi menggarisbawahi cabai dan bawang merah memiliki posisi strategis dalam sistem pangan nasional karena berpengaruh langsung terhadap ketersediaan pangan masyarakat dan stabilitas ekonomi.

Menurut Agung, berbagai tantangan masih membayangi pengembangan komoditas tersebut, mulai dari perubahan iklim, meningkatnya serangan OPT, tingginya biaya produksi, kehilangan hasil pascapanen, hingga belum optimalnya efisiensi rantai distribusi.

Halaman 3 dari 3
Sebelumnya123
Tags: Arlyna Budi PustikaBawang MerahBRINPertanian Pesisir
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Korban Tewas Gempa Sarangani Bertambah Menjadi 78 Orang, 30 Hilang

Next Post

Depresi Tropis Berkembang di Dekat Guam, Akan Menguat di Laut Filipina

Postingan Terkait

Bibit Siklon Tropis 93W Terletak di Utara Yap

Depresi Tropis Berkembang di Dekat Guam, Akan Menguat di Laut Filipina

19 Juni 2026
Korban Tewas Gempa Sarangani di Mindanao Meningkat Menjadi 37 Orang

Korban Tewas Gempa Sarangani Bertambah Menjadi 78 Orang, 30 Hilang

19 Juni 2026

703 Kali Gempa Susulan di Sulawesi Tengah

Korban Tewas Gempa Sulawesi Tengah Tiga Orang, 108 Terluka

Gempa Sulawesi Tengah Mengakibatkan 6.458 Orang Terdampak, Rumah Rusak 1.615 Unit

BNPB Kirim Dukungan Logistik Korban Gempa di Sulawesi Tengah

Dosen Fakultas Kelautan UNG Salah Satu Peserta Akuakultur Berkelanjutan Indonesia di Shanghai Cina

Dasar Laut yang Terangkat Akibat Gempa Sarangani M7,8 di Mindanao Akan Dijadikan Monumen Geologi

Next Post
Bibit Siklon Tropis 93W Terletak di Utara Yap

Depresi Tropis Berkembang di Dekat Guam, Akan Menguat di Laut Filipina

TERBARU

Depresi Tropis Berkembang di Dekat Guam, Akan Menguat di Laut Filipina

Teknologi Menanam Bawang Merah di Pesisir

Korban Tewas Gempa Sarangani Bertambah Menjadi 78 Orang, 30 Hilang

703 Kali Gempa Susulan di Sulawesi Tengah

Korban Tewas Gempa Sulawesi Tengah Tiga Orang, 108 Terluka

Gempa Sulawesi Tengah Mengakibatkan 6.458 Orang Terdampak, Rumah Rusak 1.615 Unit

AmsiNews

REKOMENDASI

Sungai Meluap, Banjir Melanda Kota Medan

Banjir Bandang Luwu Utara, Timbunan Lumpur Hingga 4 Meter

Universitas Negeri Gorontalo Kerja sama dengan 10 Perguruan Tinggi di Timor Leste

Peneliti UNG Temukan 10 Spesies Lamun di Pantai Taula’a Gorontalo Teluk Tomini

Gempa 5,7 SR Guncang Melonguane, Talaud

Terhalang Cuaca Buruk, Bayi Orca Belum Menyatu Dengan Keluarganya

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.