Senin, Mei 4, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Teluk Tomini Paceklik Tuna Sirip Kuning Ukuran 30 kg ke Atas

redaksi
2 September 2021
Kategori : Berita, Bisnis dan Investasi
0
Teluk Tomini Paceklik Tuna Sirip Kuning Ukuran 30 kg ke Atas

Ikan tuna kecil ukuran 0,5 - 3 kg yang ditangkap nelayan Gorontalo di Laut Maluku, Selasa 31 Agustus 2021. FOTO: DARILAUT.ID

Nelayan tuna sekarang hanya berharap pada hasil tangkapan ikan berukuran kecil untuk pengembalian modal operasional.

Belum ada kapal perikanan tuna yang masuk dengan muatan di atas 10 ekor untuk ukuran 30 kg ke atas. Yang ada hanya 2 atau 3 ekor dan paling banyak 7 ekor.

Padahal kapal perikanan tuna ini beroperasi lebih dari 10 hari sudah melewati perairan Teluk Tomini atau di Laut Maluku.

Menurut nelayan penangkap ikan tuna asal Biluhu Kabupaten Gorontalo, Yaya Tuwani, pekan lalu di Laut Maluku menangkap 8 ekor tuna sirip kuning dan 9 tindarung.

Yaya melaut bersama nelayan lainnya dengan menggunakan kapal penangkap ikan tuna.

Untuk ikan tuna yang sejenis, nelayan di Gorontalo membagi sesuai dengan ukuran. Ukuran tuna paling kecil disebut kodi-kodi. Kodi-kodi ini dalam 1 kg ada beberapa ekor. Tuna dengan berat 1 kg disebut caper.

Untuk ukuran berat 3 sampai 4 kg disebut ekor kuning. Kemudian berat 7 sampai 10 kg disebut gross.

Ikan tuna dengan berat 10 kg ke atas disebut batang. Adapun ikan tuna di atas 30 kg disebut bukurasi.

Ikan tuna bukurasi yang hingga kini masih sulit di perairan Teluk Tomini.

Halaman 2 dari 2
Sebelumnya12
Tags: gorontaloIkan tunaLaut Malukuteluk tominituna sirip kuning
Bagikan20Tweet9KirimKirim
Previous Post

Cangkang Tiram Sebagai Pelindung Pantai

Next Post

Tumpahan Minyak Dapat Mengganggu dan Membunuh Organisme

Postingan Terkait

Tarsius yang Ditemukan di Gorontalo Berpotensi Hasil Persilangan Dua Spesies Berbeda

Tarsius yang Ditemukan di Gorontalo Berpotensi Hasil Persilangan Dua Spesies Berbeda

4 Mei 2026
PBB Mendesak Agar Serangan Terhadap Pekerja Media dan Jurnalis Diakhiri

PBB Mendesak Agar Serangan Terhadap Pekerja Media dan Jurnalis Diakhiri

4 Mei 2026

Asia Selatan Bersiap Menghadapi Curah Hujan di Bawah Normal dan El Nino

Dinamika Atmosfer: Suhu Panas dan Hujan Tidak Merata

Heatstroke Akibat Suhu Panas Dapat Menyerang Jantung

Serangan Online Terhadap Jurnalis Perempuan Berdampak pada Kesehatan Mental

Hari Kebebasan Pers Sedunia, Kekerasan Daring Terhadap Jurnalis Perempuan Meningkat

Hardiknas, Rektor UNG: Pendidikan Jantung Peradaban

Next Post
Kemenhub Bahas Pencegahan Pencemaran Lingkungan Maritim

Tumpahan Minyak Dapat Mengganggu dan Membunuh Organisme

Komentar tentang post

TERBARU

Tarsius yang Ditemukan di Gorontalo Berpotensi Hasil Persilangan Dua Spesies Berbeda

PBB Mendesak Agar Serangan Terhadap Pekerja Media dan Jurnalis Diakhiri

Asia Selatan Bersiap Menghadapi Curah Hujan di Bawah Normal dan El Nino

Dinamika Atmosfer: Suhu Panas dan Hujan Tidak Merata

Heatstroke Akibat Suhu Panas Dapat Menyerang Jantung

Serangan Online Terhadap Jurnalis Perempuan Berdampak pada Kesehatan Mental

AmsiNews

REKOMENDASI

PBB Meningkatkan Bantuan Untuk Korban Gempa Bumi di Afghanistan

Pakai Pukat Harimau, Nelayan Lapor ke Ombudsman

Merawat Silaturahmi dengan Festival Apangi

Paus Orca Terlihat di Botubarani, Hiu Paus Menghilang

Februari 2020, Nilai Tukar Perikanan Turun

Telan Plastik, Hiu Paus Mati di Pantai Sabah

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.